Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
MPR RI
22 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
2
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
MPR RI
22 jam yang lalu
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
3
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
Politik
22 jam yang lalu
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
4
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
Olahraga
22 jam yang lalu
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
5
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
DPR RI
18 jam yang lalu
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
6
Garuda Siapkan 'Service Recovery' pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi
Ekonomi
18 jam yang lalu
Garuda Siapkan Service Recovery pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi

Polisi Penembak Bripka Rachmat Ternyata Paman Pelaku Tawuran yang Ditangkap Korban

Polisi Penembak Bripka Rachmat Ternyata Paman Pelaku Tawuran yang Ditangkap Korban
Bripka Rachmat Effendy. (poskotanews)
Jum'at, 26 Juli 2019 14:24 WIB
Rangga Tianto memberondongkan tujuh tembakan ke tubuh Bripka Rachmat Effendi (RE) di ruang SPK Polsek Cimanggis, Depok, Kamis (25/7) malam. RE meninggal di lokasi kejadian akibat tembakan tersebut.

Dikutip dari poskotanews.com, Rangga ternyata merupakan paman dari FZ, pelaku tawuran yang ditangkap korban karena membawa senjata tajam.

''Pelaku atas nama Brigadir Rangga ini merupakan paman dari saudara FZ yang diamankan Bripka Rachmad,'' kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).

Brigadir Rangga Tianto, telah diamankan oleh polisi. Kini Rangga tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

''Saat ini yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya,'' sambungnya.

Tolak Permintaan Pelaku

Penembakan dilakukan Brigadir Rangga usai Rachmat menangkap pelaku tawuran dengan barang bukti sebilah celurit.

Brigadir Rangga datang bersama bapak pelaku tawuran, dan meminta pelaku tawuran dibina orangtuanya saja. Namun Rachmat menolak permintaan itu karena ia akan melaporkan ke jalur hukum.

Rangga marah mendengar seniornya menolak dengan nada tinggi. Ia mengambil senjata api lalu memberondongkan tujuh tembakan ke Rachamat di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis pada Kamis (25/7/2019) malam, pukul 20.50 WIB.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotaneaws.com
Kategori:Ragam

wwwwww