Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Internasional
21 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
2
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
3
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
11 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
12 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
11 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
6
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
12 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong

Zakir Naik Tuduh 4 Pejabat Malaysia Memfitnah, Pernyataannya Dipelintir

Zakir Naik Tuduh 4 Pejabat Malaysia Memfitnah, Pernyataannya Dipelintir
Zakir Naik (pakai peci putih. (merdeka.com)
Selasa, 20 Agustus 2019 18:13 WIB
KUALA LUMPUR - Ulama asal India Dr Zakir Naik menuduh empat pejabat Malaysia telah memfitnah dirinya dengan cara memelintir pernyataannya.

Zakir Naik menuntut keempat pejabat itu meminta maaf kepada dirinya dan membayar sejumlah uang penyelesaian untuk menghindari tuntutan hukum. Pendakwah terkenal tersebut hanya memberikan waktu 48 jam, seperti dikutip dari laman The Star, Selasa (20/8).

Surat tuntutan Zakir Naik itu telah dilayani firma hukum Akberdin & Co pada Senin kemarin.

Zakir Naik mengklaim para pejabat Negeri Jiran itu telah memelintir pernyataannya. Yakni, pengutipan sebagian ''di luar konteks'' terkait kalimatnya yang disampaikan di sebuah pidato di Kelantan pada 8 Agustus, kata sang ustaz kelahiran India itu.

Sementara itu, keempat pejabat telah mendapatkan pemberitahuan terkait tuntutan Zakir Naik. Mereka adalah Wakil Kepala Menteri II Penang Dr P. Ramasamy, anggota dewan Bagan Dalam Satees Muniandy, mantan duta besar Datuk Dennis Ignatius, dan MP Klang Charles Santiago.

Santiago dan Ignatius mengkonfirmasi, mereka telah menerima pemberitahuan pada Senin sore.

''Saya mempertahankan pernyataan saya dan tidak akan mengajukan permintaan maaf apa pun kepada Zakir Naik,'' kata Santiago.

''Saya menyambut tindakan ini untuk memungkinkan saya membenarkan dan membuktikan kepada pengadilan bahwa pidatonya di Kelantan sangat beracun, meradang dan dapat menyebabkan kerusuhan agama dan ras di masyarakat multikultural kami,'' katanya.

Pada hari Jumat, Menteri Sumber Daya Manusia M Kulasegaran juga menerima tuntutan serupa dari Zakir Naik. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww