Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
15 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
11 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Wonderful Indonesia 2016

Selain Angklung, Jawara Costume Festival Yogyakarta Ikut Kibarkan Wonderful Indonesia di Chingay Night Fiesta 2016

Selain Angklung, Jawara Costume Festival Yogyakarta Ikut Kibarkan Wonderful Indonesia di Chingay Night Fiesta 2016
Ilustrasi, Grand Champion World Costume Festival 2013 dari Yogyakarta.
Jum'at, 19 Februari 2016 12:17 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Wonderful Indonesia Indonesia benar-benar total menebarkan pesonanya di Chingay Night Fiesta, Singapore. Dalam pre-parade di F1 Pit Stop, Singapore, yang digelar Kamis (18/02/2016) sore waktu setempat, juga ditampilkan Grand Champion World Costume Festival 2013 dari Yogyakarta.

Juara dunia itu, tampil dengan mengedepankan budaya Yogyakarta yang kental. "Wonderful Indonesia memang harus tampil wow. Dunia harus tahu bahwa costume festival itu juaranya Indonesia, bukan Brasil yang tersohor dengan Carnaval Rio de Janeiro itu," papar Menpar Arief Yahya kepada Legislatif.co (GoNews Group), Jumat (19/02/2016).

Dengan konsep gunungan, upacara gerebeg kesultanan Yogyakarta yang selalu diserbu masyarakat, juara dunia Costume Festival itu sukses mengibarkan Wonderful Indonesia. Penampilan mereka memang berakar dari budaya keraton Jogja dan Solo yang setiap Maulud Nabi, selalu mengikuti pawai dengan bergaya prajurit-prajurit keraton.

"Karena punya akar budaya, maka kita bisa tampil all out. Ada konsep gunungan, yang ada di puncak prosesi, tumpeng besar berisi buah-buahan itu jadi rebutan. Siapa yang dapat, konon legendanya juga akan memperoleh rezeki," ungkapnya.

Kontingen Tiongkok, Jepang, Rusia dan Malaysia, Korea, USA dan Singapore terpukau dibuatnya. Banyak di antara peserta Chingay Night Fiesta 2016 yang meminta foto dengan tim Wonderful Indonesia asal Jogjakarta itu.

Pre-parade kupu kuwi, ragam gerak kupu-kupu, mendapat applaus dari 8.000 peserta yang memadati kawasan Marina Bay, Singapore. Soal carnaval dan segala kostumnya, menurut koreografer dari UN Yogyakarta mengatakan, Indonesia memang paling jago dan belum tertandingi. Selama ini Indonesia selalu tampil memukai dari beberapa fewtival yang digelar. Dari Jember Carnaval, Banyuwangi, Malang, Solo Batik, Palembang, sampai ke Jogja.

"Misi kami, dari Jogja untuk Indonesia. Dari Jogja untuk dunia. Dari Jogja untuk Wonderful Indonesia," papar Afif Ghurub Bestari, koreografer dan desainer tim Universitas Negeri Yogyakarta yang tampil di Chingay Night Fiesta 2016.

Penampilanya kali ini menurut Afif, sekaligus pemanasan sebelum tampil di ajang tiga tahunan World Costume Festival 2016 di Filipina. Mudah-mudahan lewat upaya ini, Wonderful Indonesia bisa lebih mendunia. (*/dnl

wwwwww