Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
12 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
16 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
10 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Badminton

Fraksi-Fraksi di DPR Belum Terima Data, Pembahasan RUU Tax Amnesty Tanpa Kepastian

Fraksi-Fraksi di DPR Belum Terima Data, Pembahasan RUU Tax Amnesty Tanpa Kepastian
Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto, "batik merah". (foto: Daniel)
Kamis, 25 Februari 2016 15:00 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Rencana Pembahasan soal RUU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) di DPR belum juga ada kejelasan, bahkan sejumlah fraksi di DPR masih meminta tambahan waktu guna mempelajari draf RUU yang sudah diusulkan pemerintah dan masuk ke DPR RI.

Fraksi PAN misalnya,mereka juga mengaku belum mendapat data -datanya secara lengkap. "Kami masih belum membaca sepenuhnya, data juga belum sampai ke kita," tutur Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto saat dikonfirmasi Legislatif.co (GoNews Group), Kamis (25/02/2016) di Gedung DPR RI Senayan.

Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, menurutnya pimpinan fraksi belum menerima naskah secara lengkap. "Pimpinan DPR juga baru menerima beberapa hari yang lalu. Perlu waktu untuk membahas detail komprehensif," katanya, usai menggelar rapat Bamus DPR.

Pada awalnya, menurut Hermanto, rapat Bamus ini adalah untuk menentukan penugasan pembahasan RUU Tax Amnesty, apakah merujuk ke alat kelengkapan dewan tertentu atau ke panitia khusus. "Nanti pembahasannya ditunda sampai rapat bamus berikutnya, jadi supaya teman teman fraksi sudah melihat lebih jelas," ungkap politikus Partai Demokrat tersebut.

Masih murutnya, soal RUU Tax Amnesty baru akan dibahas lagi pada rapat Badan Musyawarah pekan depan. Karena ia berpendapat, jika belum ada penugasan, RUU Tax Amnesty belum akan mulai dibahas. ***

wwwwww