Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
14 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
17 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
14 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Hidayat Nur Wahid: Bangsa Ini Sedang Darurat Narkoba dan Beragam Kejahatan

Hidayat Nur Wahid: Bangsa Ini Sedang Darurat Narkoba dan Beragam Kejahatan
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid.
Kamis, 25 Februari 2016 15:24 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Wakil Ketua MPR Ri, Hidayat Nur Wahid mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang status darurat narkoba, dan berbagai kejahatan anak serta ibu, juga darurat LGBT.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan pemaparan di depan ratusan perawat, yang terhimpun dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) daerah Jakarta Utara di Balai Yos Sudarso pada Kamis (25/02/2016).

"Darurat narkoba, coba anda bayangkan, sampai ada penggrebekan obat terlarang itu di salah satu markas tentara dan ditangkapnya wakil rakyat yang mengkonsumsi obat terlarang itu, ini darurat yang diciptakan manusia bukan tuhan," jelasnya kepada Legislatif.co (GoNews Group).

Untuk itu dirinya mengajak semua bekerja menyelamatkan diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara dari bahaya narkoba, kejahatan ibu dan anak serta LGBT. "Menyelamatkan bangsa dari berbagai masalah buruk merupakan cita-cita pendiri bangsa," tukasnya.

Dalam mencegah darurat tersebut, dirinya juga mengajak, agar semua menginternalisasikan Pancasila dalam diri. Dikatakanya, bila kita mengamalkan Sila pertama dalam Pancasila, tentu tak akan terjadi penyebaran narkoba, kekerasan dan LGBT. "Sebab seluruh agama menolak yang namanya kekerasan, narkoba, apalagi gerakan LGBT. Sekarang saja, 50 persen penyebaran HIV adalah lewat LGBT," terangnya.

Hidayat Nur Wahid juga menegaskan, khususnya isu LGBT, menurutnya saat ini para pelaku LGBT harus disembuhkan. "Untuk itu peran perawat di sini sangat penting," tegasnya.

Disampaikan pula bahwa agama juga melarang atau tidak membolehkan kejahatan pada ibu dan anak. Menurut Hidayat Nur Wahid tak ada agama yang membolehkan kejahatan pada ibu dan anak.

Dalam kesempatan itu, Hidayat Nur Wahid juga mengatakan, peran penting perawat dalam masyarakat. "Sebagai kelompok yang menyehatkan masyarakat maka bila masyarakat sehat membuat demokrasi menjadi baik. Diakui kedaulatan rakyat sekarang mudah tergadai dengan money politic dan sembako. Bila masyarakat sehat, saya yakin masyarakat bisa menggunakan kedaulatannya secara baik sehingga bisa memilih pemimpin yang berkualitas," tukasnya lagi. ***

wwwwww