Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
13 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
16 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Percantik Kawasan Muaro Padang, 53 Kios PKL Dibongkar Sendiri Pemiliknya

Percantik Kawasan Muaro Padang, 53 Kios PKL Dibongkar Sendiri Pemiliknya
Anggota DPRD Padang ketika melihat kios pedagang yang dibongkar sendiri di Muaro. (Humas)
Kamis, 25 Februari 2016 05:38 WIB

PADANG - Usai melakukan pembongkaran kios PKL pedagang di Jalan Muaro - Berok Nipah atau di jalan sepanjang depan LP Muaro Padang, empat komisi DPRD Padang pada hari Rabu (24/2/2016) heraing dengan Sekdako Padang, SKPD dan perwakilan pedagang .

Ketua Komisi IV DPRD Padang Surya Jufri Bitel katakan, pertemuan itu guna membahas pasca pembongkaran lapak pedagang di depan LP Muaro dan tindak lanjut relokasi pedagang yang terimbas karena kios berdagangnya di bongkar Pemko.

53 kios PKL yang ada di depan LP Muaro Padang telah kita Bongkar, ‘’kata Seda Kota Padang Nasir Ahmad saat heraing dengan anggota Komisi I. II . III dan IV DPRD Padang di ruang sidang kantor DPRD Padang di jalan Sawahan.

Menurut Sekda, penataan kawasan Pantai Padang merupakan tindak lanjut yang telah kita dilakukan secara bertahap. Kita berharap nantinya tidak ada bangunan atau kios-kios di tepi pantai yang menghalanggi pemandangan pantai, ‘’ujar Sekda Nasir Ahmad.

Dijelaskan Sekda, penataan Pedagang Kaki Lima [PKL] di kawasan LP Muaro sebelum telah kita surati yakni dengan batas waktu 24 Pebruari 2016.

"Syukurlah masyarakat dan petugas penegak Perda saling berkerja sama membongkar kios-kios sehingga materialnya masih bisa dipergunakan warga kembali, ‘’ ungkap Sekda.

Kita tidak mengusir PKL yang ada di kawasan destinasi Pantai Padang ini. Kita hanya melakukan penataan pedagang lebih baik lagi, ‘’kata kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang Medi Iswandi.

Dia menjelaskan saaat ini pantai Padang telah 99 persen bersih dari pedagang. Dijelaskan Medi Iswandi lagi, pedagang yang tergusur tempat kiosnya akan mendapatkan Gerobak untuk tempat berjualan, nantinya gerobak tersebut di tempat sesuai lokasi berjualan yang telah diatur oleh dinas Pariwisata.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Padang Yulisman berujar jika lapak- lapak PKL di sepanjang pantai Padang di bongkar, kenapa area mainan anak- anak Taman Ria tidak di bongkar.

Kita minta Taman Ria tersebut harus dibongkar, apalagi izinnya juga tidak jelas, ‘’ ungkap ketua Fraksi Demokrat ini.

Di tempat yang sama Kordinatoor PKL Pantai Padang Afrizal BAC berujar, dalam merelokasi PKL di pantai Padang hendak pemko pro pedagang. Afrizal juga tidak menginginkan demi pariwisata, masyarakat sekitar Pantai menjerit karena tidak makan. Mesti pemko telah melakukan pembenahan di Lokasi Wisata Pantai Padang bahkan telah memberikan gerobak kepada PKL.

"Kita juga berharap agar pemko melakukan pemetaan tempat berdagang para PKL, ‘’kata Wakil Ketua DPRD Padang Muhidi. (tf/ys)

Editor:Calva
Kategori:Voli, Ekonomi
wwwwww