Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton
Wonderful Indonesia 2016

Perkuat Destinasi Pulau Dewata, Karang Asem Bali Punya Objek Wisata Bawah Laut

Perkuat Destinasi Pulau Dewata, Karang Asem Bali Punya Objek Wisata Bawah Laut
Keindahan bawah laut Karang Asem Bali. (net)
Jum'at, 26 Februari 2016 18:44 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
BALI- Sudah menjadi rahasia umum, jika Bali adalah icon pariwisata Indonesia. Bahkan, pameo di banyak negara, menyebut Bali itu lebih dikenal daripada Indonesia.

Bisa dimaklumi, karena 40 persen wisman yang masuk ke Indonesia, di stampel dari Imigrasi Bali. “Bali bisa menjadi hub bagi destinasi lain. Masuknya ke Bali, menyebar ke objek wisata yang lain,” ujar Menpar Arief Yahya, Jumat (26/02/2016).

Bukan hanya destinasi yang berada di luar Provinsi Bali, tetapi juga yang ada di Pulau seribu pure itu. Salah satunya, Kabupaten Karangasem. Kepala Dinas pariwisata Karangasem Bali, I Wayan Purna menyebutkan, pihaknya sedang gencar-gencarnyan memperbaiki fasilitas wilayahnya agar wisatawan tidak hanya berpusat di Kuta dan Sanur saja.

”Banyak orang yang tidak tahu Karangasem, meskipun daerah ini sangat indah. Wisatawan yang ingin menikmati alam yang tenang, alami, asli, silakan datang ke daerah kami. Kami berusaha agar Karangasem makin dikenal, karena keunikan dan kelebihannya,” ujar Wayan yang didampingi bidang promosi Karangasem I Nyoman Adi Sudarmaya.

Persentase peningkatan wisatawan yang masuk Karangasem mengalami 20 persen setiap tahunnya. ”Memang kondisinya kami agak tertinggal dari infrastruktur daerah Bali yang lain, karena itu melalui pembenahan berbagai segi, kami buat menjadi daerah wisata yang punya daya pikat untuk dikunjungi,” sambung Adi Sudarmaya.

Adi menjelaskan, Karangasem punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Bali. ”Kami punya Pura Besakih, tempat ibadah agama kami. Tentu ini akan menjadi keunggulan, wisata bawah laut kami juga tidak kalah dengan underwater world wilayah lain, kita optimisme ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat,”ujar ayah dua anak itu.

” Karena kami pedesaaan, maka kami menawarkan wisata spritual, banyak turis-turis berwisata ke kami dengan ikut tinggal di perkampungan. Mereka sama-sama dengan Masyarakat, belanja ke pasar, tidur di rumah gubuk, ternyata itu malah menjadi unggulan,”bebernya.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan di Karangasem. ”Selain manusianya harus siap, pembangunan fasilitas juga harus diperhatikan. Saya percaya, wisatawan di Bali akan semakin menyebar luas terutama bisa tersebar hingga Karangasem,” ujarnya lagi.

Karangasem merupakan wilayah timur dari Indonesia. Perjalanan dari Bandara Ngurah Rai ke Karangasem bisa ditempuh dengan jalur darat 1,5 jam lamanya. Tempat destinasi unggulan-unggulan Karangasem adalah Desa spiritual, Pura Besakih, Taman Sukasada Ujung, Candi Dase, Tirtagangga, Puri Agung, Tulamban, Telaga Raffting, Sidemen, Sibetan dan Tenganan yang biasa disebut dengan Desa Tua. (*/dnl)

wwwwww