Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton
Kunjungan MPR ke Kantor BNN

MPR RI: Peranya Sangat Besar, BNN Perlu Diperkuat Seperti KPK

MPR RI: Peranya Sangat Besar, BNN Perlu Diperkuat Seperti KPK
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan saat diterima Kepala BNN Budi Waseso di Kantornya. (humas)
Jum'at, 04 Maret 2016 13:54 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Mendegar pemaparan Kepala BNN Budi Waseso, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua MPR E. E Mangindaan dan Hidayat Nur Wahid serta Ketua Fraksi PPP di MPR Irgan Chairul Mahfis memeberikan apresiasi terhadap Badan Narkotika Nasional (BNN), serta ingin adanya penguatan lembaga tersebut seperti yang sudah dilakukan terhadap KPK, Jumat (04/03/2016) di Cawang, Jakarta.

Mendengar pemaparan Buwas terkait beberapa kendala yang dialami BNN, Zulkifli Hasan menjadi jelas apa yang terjadi di Indonesia terkait narkoba. Dengan pemaparan tadi membuat Zulkifli Hasan menjadi was-was. Dikatakannya dulu penangkapan pada pelaku dan pengedar narkoba hanya sebesar 5 gram namun sekarang berita penangkapan kepada pengedar narkoba sudah sampai 1 ton lebih.

Zulkifli Hasan dan unsur pimpinan MPR memberi dukungan dan apresiasi atas kinerja BNN. Diakui dalam era kebebasan reformasi ini dimanfaatkan oleh banyak kelompok untuk menghancurkan Indonesia.

"Dari kondisi paparan pak Budi, saya sangat prihatin, karena kita sudah mengalami darurat narkoba. Kita akui sekarang ini tak ada yang lewat atau bebas dari penggunaan narkoba," jelasnya.

Untuk itu Zulkifli Hasan menyayangkan kalau BNN setara dengan Eselon I sebab kinerjanya kurang maksimal dengan struktur itu. Padahal ancamannya sangat besar. Untuk itu Zulkifli Hasan mengharap agar BNN setara dengan kementerian. "Kalau perlu diperkuat seperti KPK," ujarnya.

Dikatakannya kembali efek atau daya rusak narkoba sangat cepat. Di setiap hari, di setiap lingkungan, ada narkoba. Narkoba disebut sudah seperti hantu. Untuk itu Zulkifli Hasan menyebut semua elemen bangsa, tak bisa berdiam diri.

Zulkifli Hasan juga menegaskan kembali, MPR memberi apresiasi pada BNN. Saat ini bangsa ini dalam kondisi darurat narkoba. "BNN perlu diperkuat sebagai garda terdepan untuk memerangi narkoba, untuk memberantas narkoba bukan hanya tugas BNN tetapi tugas semua," pungkasnya. ***

wwwwww