Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
Politik
11 jam yang lalu
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
2
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
Olahraga
24 jam yang lalu
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
3
Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN
Umum
14 jam yang lalu
Kapolda Metro Jaya Disebut Potensial jadi Kapolri, Kapolda Riau jadi Kepala BNN
4
KPK Periksa Pejabat Kemensos terkait Bansos Covid-19
Hukum
15 jam yang lalu
KPK Periksa Pejabat Kemensos terkait Bansos Covid-19
5
DPR: Sinergi Regulasi dengan Kerja Pemerintah Membangun Optimisme PEN
DPR RI
13 jam yang lalu
DPR: Sinergi Regulasi dengan Kerja Pemerintah Membangun Optimisme PEN
6
Munas Ditunda, Pengprov Pertina Kaltim dan Sulsel Minta Kepastian Jadwal 
Olahraga
12 jam yang lalu
Munas Ditunda, Pengprov Pertina Kaltim dan Sulsel Minta Kepastian Jadwal 
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Alutsista TNI Perlu Peremajaan

Terkait Jatuhnya Helikopter Milik TNI, Ketua DPD RI : Wibawa Alutsista Terancam

Terkait Jatuhnya Helikopter Milik TNI, Ketua DPD RI : Wibawa Alutsista Terancam
Ketua DPD RI, Irman Gusman. (foto: Kompas)
Senin, 21 Maret 2016 15:01 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman mengaku prihatin dan turut berduka atas jatuhnya Helikopter milik TNI AD di Poso, Sulawesi Selatan.

"Kita prihatin, pertama kita berduka dalam terhadap jatuhnya pesawat ini. Saya harap ini yang terakhir," ungkap Irman di Gedung DPR Jakarta, Senin (21/3/2016).

Menurut Irman Gusman, kejadian ini seakan menyiratkan bahwa Alutsista Indonesia terancam. Untuk itu, seluruh Alutsista TNI harus segera dievaluasi.

"Saya kira ini soal maintenance. Tidak bisa dianggap biasa. Ini menyangkut wibawa alutsista jadi harus evaluasi sistemnya. Alutsista harus miliki standar yang tinggi," kata Irman yang merupakan Senator asal Sumatera Barat ini.

Masih menurut penjelasan Irman, Alutista TNI seharusnya dilakukan pengecekan secara berkala agar kejadian-kejadian sebelumnya bisa dijadikan tolak ukur, dan kejadian tersebut bisa dicegah.

"Kenapa kejadian ini bisa terjadi. Apakah pemeliharaan yang kurang, baik dari skill pilot maupun maintenance," katanya.

Sebelumnya satu helikopter milik TNI-AD jatuh di Dusun Petirobajo, Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Minggu (20/3/2016) sekitar pukul 17.55 Wita. Sebanyak 13 orang yang berada di dalam helikopter tersebut dilaporkan tewas. ***

wwwwww