Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
19 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
17 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
15 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Demo Menolak Transportasi Online

Pendemo Taksi dan Ojek Online Saling Lempar Batu di Sudirman dan Senayan, Satu Pengemudi Luka-luka

Pendemo Taksi dan Ojek Online Saling Lempar Batu di Sudirman dan Senayan, Satu Pengemudi Luka-luka
Aksi blokir jalan pengemudi taxi di depan Gedung CIMB Niaga Jalan Sudriman Jakarta. (Goriau.com)
Selasa, 22 Maret 2016 11:48 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Situasi demo sopir taksi di Jakarta kian memanas. Jika sebelumnya para pendemo melakukan aksi damai dengan berkonvoi melelui jalan protokol, kini para sopir nekat memarkirkan taxi mereka di tengah jalan, Selasa (22/03/2016).

Dari pantauan GoRiau.com di Jalan Sudirman dan Asia Afrika Senayan, hampir seluruh taxi sudah menguasai jalan tersebut. Bahkan sempat terjadi beberapa insiden lempar batu antara sopir taxi dengan pengemudi ojek online seperti gojek, grab dan lainya.

Aksi lempar-lemparan berlangsung hampir sekitar 30 menit dan menjadi perhatian warga Jakarta baik pengguna jalan maupun yang tinggal diseputaran Sudirman, Thamrin, Senayan dan monas.

Namun sangat disayangkan, dari pantauan di pertemuan simpang Jalan Asia Afrika dan Sudirman, ketika aksi lemparan batu dari kedua belah pihak, aparat kepolisian yang kalah jumlah personilnya malah tak bisa apa-apa dan terkesan 'melongo' (hanya menonton,red).

Bahkan kejadian lemparan batu dan benda-benda lainya seperti kayu dan balok juga terjadi di depan Gedung Sampoerna Strategic, Sudirman, Jakarta.

Salah satu pengemudi Gojek kepada GoRiau.com mengatakan, dirinya sempat terkena lemparan dan mengalami luka di pelipis sebelah kanan. "Sopir taksi dan warga sedang lempar-lemparan batu, saya pas lewat mau ngaterin pelanggan ke Senayan City tiba-tiba batu beterbangan dan kenak nih pelipis," tuturnya.

Aksi sweping terhadap pengemudi ojek online juga masih berlanjut, dikawasan Jalan Antasari menuju Blok M, bahkan satu pengemudi Ojek dipukuli, jaket, dan helm dibakar.

Sementara itu, ketegangan juga terjadi di daerah Dukuh Atas Jakarta, keributan antara sopir taksi yang tengah berdemo dengan pengemudi Go-Jek, di sekitar Gedung Landmark. Karena tak terima di sweeping oleh sopir taksi, pengemudi Go-Jek pun merusak taksi dan mengeroyok sopirnya.

Situasi memanas karena dua mobil taksi yakni Blue Bird dan Express dirusak oleh sekelompok orang berjaket Go-Jek. Kaca depan taksi tampak pecah, kaca belakang juga berlubang karena dihantam dengan batu.

Sopirnya pun ikut babak belur dipukulin.Aksi tersebut rupanya aksi balasan karena pengemudi Go-Jek tidak terima disweeping oleh para pengendara taksi. Para sopir taksi pun tak terima temannya dipukuli. Polisi datang sedikit terlambat karena awalnya mereka berjaga di sekitar Halte Busway Dukuh Atas.

"Kita demo sudah tertib, tidak ada pecah-pecahan, kenapa kita yang jadi korban. Kita serbu kantor Go-Jek," teriak beberapa sopir taksi di lokasi.Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit, sementara situasi di TKP sudah kondusif dan beberapa polisi bersenjata lengkap sudah berjaga. ***


wwwwww