Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
13 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

TNI AL Siap Menerima Perintah Guna Bebaskan 10 WNI yang Disandra Kelompok Abu Sayyaf di Filipina

TNI AL Siap Menerima Perintah Guna Bebaskan 10 WNI yang Disandra Kelompok Abu Sayyaf di Filipina
KSAL Laksamana TNI Ade Supandi diwawancarai wartawan di Padang. (Foto: Calva/GoSumbar)
Kamis, 31 Maret 2016 13:43 WIB
Penulis: Calva
PADANG - TNI AL sebagai salah satu kekuatan laut di Indonesia, siap menerima perintah Panglima TNI guna melakukan operasi pembebasan 10 WNI yang hinhha kini disandra kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina. Sebagai prajurit TNI AL siap ditugaskan negara dan itu komandonya berada di tangan Panglima TNI.

Penegasan ini dikatalan Kepala Staf Angkatam Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi kepada wartawan di Padang, usai menjadi nara sumber dalam Seminar Nasional Mewujudkan Poros Maritim Dunia di Auditorium Gubernuran Sumbar Jalan Sudirman Padang.

Ketika ditanya soal langkah-langkah yang diambil dalam operasi pembebasan sandara, KSAL menyebutkan, itu adalah langkah militer dan tidak boleh disebutkan. Namun, katanya, hal ini sedang ditangani langsung Panglima TNI, TNI AL siap ditugaskan.

"Kami sekarang menunggu komando dari Panglima TNI, semua akan diberikan rincian tugas. Pokoknya TNI AL mendukung penuh apa yang akan diperintahkan," katanya.

KSAL juga mengakui, semua urusan penyelamatan sandera, ditangani langsung Panglima TNI. TNI AL, katanya, segera menyiapkan segala hal tentang operasi militer bila sudah ada perintah dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (***)

Sumber:10 WNI disandra, abi sayyaf, filipina, panglima TNI, KSAL Laksamana Ade Supandi, padang
Kategori:Olympic, Sumatera Barat
wwwwww