Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Hadapi MEA, Siswa SMA di Lhokseumawe Diharapkan Bisa Ciptakan Lapangan Kerja

Hadapi MEA, Siswa SMA di Lhokseumawe Diharapkan Bisa Ciptakan Lapangan Kerja
Mukhlis Azhar, memberikan motivasi siswa SMA 1 Negeri Lhokseumawe, Aceh, Kamis (31/3/2016) (Foto: Naya)
Kamis, 31 Maret 2016 14:23 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
LHOKSEUMAWE- Menjelang persaingan global Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), diharapkan para kalangan muda di Kota Lhokseumawe nantinya bisa menjadi pelopor dalam menciptakan lapangan kerja.

Hal tersebut diungkapkan Mukhlis Azhar atau yang biasa disapa Pak Ulis, dalam pemaparanya dihadapan anak murid SMA 1 Negeri Lhokseumawe Aceh, Kamis (31/03/2016).

"Banyaknya angka kemiskinan, secara otomatis berdampak pada meningkatnya angka pengangguran di Indonesia khususnya juga di Kota LhokSeumawe. Saya berharap anak-anak murid yang saat ini sedang menimba ilmu disini, kedepan bisa menjadi pelaku usaha dan bisa menciptakan lapangan kerja," jelas Pak Ulis saat menjadi motivator di acara seminar kewirausahaan di SMA Negeri 1 Lhokseumawe

Untuk itu, kata pengusaha yang merupakan politisi dari partai Hanura ini, kedepan lapangan kerja dan peluang usaha khususnya di Lhoksemawe bakal tumbuh dengan pesat jika ditangani para tenaga muda.

"Apalagi di zaman yang moderen seperti ini, otomatis pengembangan ekonomi kreatif bisa tumbuh dengan adanya tenaga muda dengan segala kreatifitasnya," tukasnya.

Dalam seminar motivasi kewirausahaan di SMA Negeri 1 Lhokseumawe, yang mengambil tema 'Menjadi Wirausaha Sukses' tersebut memang bertujuan untuk menumbuhkan minat wirausaha dari kalangan muda khususnya para siswa.

"Tidak ada usaha yang tidak pernah gagal. Saya sudah jalani semuanya, untung atau rugi adalah pengalaman hidup untuk melangkah lebih baik, jika para murid-murid disini sudah memulai belajar berwirausaha sejak dini, saya yakin tingkat pengangguran di Lhokseumawe bisa dikurangi," ujarnya.

Dengan saingan yang cukup ketat, dimana nantinya saat MEA sudah diberlakukan, menurut Pak Ulis, mau atau tidak kita wajib bisa bersaing.

"Selain belajar teori, anak-anak murid juga bisa langsung praktek, mungkin dengan cara membuat koperasi kecil-kecilan di sekolah, ataupun membuka usaha dengan menjual barang-barang hasil kreatifitas sekolah seperti kerajinan tangan pada saat momen-momen tertentu. Misalnya saja saat perpisahan sekolah, dan kegiatan lainya," pungkasnya. dnl

Kategori:PON, Umum, Badminton
wwwwww