Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
7 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
6 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
10 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
5 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
6 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Riau

Pesawat Batik Air dan Transnusa Bersenggolan, Angkasa Pura II Siap Selidiki Kesalahan Prosedur

Pesawat Batik Air dan Transnusa Bersenggolan, Angkasa Pura II Siap Selidiki Kesalahan Prosedur
Penampakan Batik Air usai terjadi insiden kecelakaan di Bandara Halim malam ini. (istimewa)
Senin, 04 April 2016 22:14 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Insiden kecelakaan yang menimpa pesawat Batik Air rute Halim Perdanakusuma - Ujung Pandang dengan nomor registrasi PK-LBS dan nomor penerbangan ID 7703 dengan Pesawat Transnusa di Bandara Halim Perdana Kusuma, akan segera diselidiki pihak Angkasa Pura II.

Pnyelidikan tersebut dianggap penting karena pihak Angkasa Pura II menduga adanya kesalahan prosedur clearence dan tak off setelah tabrakan pesawat Batik Air dan Transnusa di landas pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Senin (04/04/2016).

Humas dan Publikasi Media PT AP II, Agus Haryadi mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki tabrakan ini lebih lanjut.

"Penyelidikan ini terkait bagaimana prosedur yang dijalankan terkait clearence dan take off apakah sudah sesuai dengan SOP atau tidak," ujarnya.

Sampai saat ini, operasional Bandara Halim Perdanakusuma masih ditutup hingga proses penyelidikan selesai. Sebelumnya dua pesawat, Batik Air ID 770 tujuan Ujung Pandang yang hendak take off bertabrakan dengan pesawat Transnusa di landas pacu Halim Perdanakusuma pada pukul 19.55 WIB.

Tabrakan dua pesawat ini menyebabkan kerusakan sayap Batik Air di bagian sayap sebelah kiri, patah dan terbakar. Sedangkan pesawat Transnusa alami kerusakan pada vertical stabilizer nya, mesinĀ  pesawat sebelah kiri juga rusak parah akibat benturan itu. ***

Sumber:republika
Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww