Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
8 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
7 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
7 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
11 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
7 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Penyertaan Modal untuk PDAM Tirta Indragri Tak Kunjung Dicairkan, Komisi III Segera Panggil Semua Pihak Terkait

Penyertaan Modal untuk PDAM Tirta Indragri Tak Kunjung Dicairkan, Komisi III Segera Panggil Semua Pihak Terkait
Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna.
Senin, 04 April 2016 22:20 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Beberapa waktu lalu, selama satu minggu, air PDAM Tirta Indragiri tidak mengalir, akibatnya hal itu sangat mengganggu aktivitas masyarakat khususnya di Tembilahan dan Tembilahan Hulu, Inhil, Riau.

Seperti yang disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna kepada awak media, tak mengalirnya air PDAM dikarena pihak PLN yang memutuskan sambungan listrik ke PDAM.

Pemadaman itu, dilakukan PLN dijelaskannya akibat dari PDAM yang menunggak pembayaran sebesar Rp680 juta. Plus denda keterlambatan menjadi Rp771 juta.

Sudah dua kali, dikatakannya PLN memutuskan aliran listrik dikarenakan PDAM yang tak kunjung membayar tagihan, hal itu menurutnya tidak bisa terus didiamkan, dan salah satu solusinya, dikatakan Politisi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) itu adalah, Pemkab Inhil harus segera mencairkan uang sebesar Rp5 milyar yang sebelumnya sudah disepakati untuk penyertaan modal bagi PDAM.

''Kita sudah mendukung perbaikan PDAM dengan membuat Perda penyertaan modal, namun hingga kini, dana itu belum dicairkan,'' sebutnya.

Pria yang akrab disapa IT itu menuturkan, untuk menyelesaikan permasalahan ini, pihaknya di Komisi III akan segera memanggil seluruh pihak terkait. Baik dari Pemkab, PDAM maupun PLN sendiri.

''Kebijakan ini ada pada Pemkab, yang jelas akan kita panggil semuanya. Seharusnya Pemkab jangan diam saja dengan hal ini. Jangan menutup mata, ini bukan sekedar masalah BUMD saja, tapi masalah pelayanan kepada masyarakat,'' tukas IT.adv

Kategori:Metropolitan
wwwwww