Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
22 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
23 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
23 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Internasional

Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang

Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Jet Pribadi Jatuh dan Meledak, 9 Orang Tewas Foto: X.com
Senin, 02 November 2026 14:19 WIB

JAKARTA - Sebuah pesawat jet pribadi jenis Learjet 60 dilaporkan jatuh dan meledak di dekat kawasan Palm Beach, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 12.49 waktu setempat. Insiden kecelakaan nahas tersebut menewaskan sembilan orang yang berada di dalam pesawat.

Pesawat tersebut diketahui sedang melakukan perjalanan dari Texas menuju Bahama sebelum akhirnya kehilangan ketinggian secara drastis. Rekaman kamera dasbor kendaraan yang beredar di media sosial memperlihatkan kilatan cahaya sangat terang disertai kobaran api besar sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

Unggahan video yang dibagikan oleh akun X @Osinttechnical tersebut langsung menarik perhatian warganet dan telah ditonton lebih dari 3,1 juta kali hingga Senin (2/11/2026) pagi. "Jet pribadi Learjet 60, dalam perjalanan dari Texas menuju Bahama, jatuh di dekat Palm Beach siang ini. Pesawat tersebut sedang menukik tajam saat kecelakaan terjadi, dengan kecepatan turun lebih dari 30.000 kaki per menit," tulis akun tersebut.

Data Flightradar24 Ungkap Laju Penurunan Ekstrem

Data pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan pesawat yang mengalami kecelakaan memiliki nomor registrasi N722BD dan diproduksi pada 2004. Sebelum kecelakaan, pesawat dilaporkan menghadapi kondisi cuaca yang mencakup potensi pembentukan es, turbulensi, dan hujan.

Pilot sempat meminta izin untuk naik ke ketinggian 37.000 kaki kepada pengawas lalu lintas udara. Namun, dalam fase penerbangan berikutnya, pesawat justru kehilangan ketinggian dengan sangat cepat dan tidak terkendali.

Berdasarkan catatan data pelacakan, laju penurunan pesawat sempat melampaui 32.000 kaki atau sekitar 9.754 meter per menit. Angka tersebut menggambarkan penurunan ketinggian yang ekstrem dan sangat jauh berbeda dibandingkan laju normal saat pesawat mendekati bandara.

Penyebab Pasti Kecelakaan Masih Diselidiki

Meskipun data pelacakan penerbangan telah mencatat kecepatan serta kondisi cuaca ekstrem di jalur tersebut, informasi awal ini belum cukup untuk memastikan pemicu utama insiden. Otoritas penerbangan terkait masih harus memeriksa seluruh aspek teknis dan manuver pesawat melalui investigasi resmi.

Pemeriksaan menyeluruh mencakup analisis rekaman percakapan kokpit, kondisi cuaca di sekitar lokasi, serta kelaikan mesin pesawat. Hingga kini, tim investigasi terus mengumpulkan puing-puing bangkai pesawat di area Palm Beach guna mengungkap misteri di balik jatuhnya jet pribadi tersebut. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Internasional
wwwwww