Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
19 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
20 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
19 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
20 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton

Tifatul Sembiring: Fahri Hamzah Jangan Lebay, Tak Senang Silahkan Gugat

Tifatul Sembiring: Fahri Hamzah Jangan Lebay, Tak Senang Silahkan Gugat
Politisi PKS, Tifatul Sembiring. (istimewa)
Rabu, 06 April 2016 14:33 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Anggota Majelis Pertimbangan PKS, Tifatul Sembiring mempersilahkan Fahri Hamzah untuk menggugat atas keputusan DPP PKS yang memecatnya dari keanggotaan semua jenjang keanggotaanya di PKS.

Langkah Fahri menempuh jalur hukum menurut Tifatul itu haknya Fahri sendiri."Silakan saja digugat, itu kan haknya dia, ini bukan konflik internal tapi ini kan DPP mengeluarkan keputusan kepada seorang kader. Jadi jangan lebay. Konflik itu pecah.  Ini persoalan indisiplin kader kepada partai," cetus Tifatul kepada Legislatif.co (GoNews Group) Rabu (05/04/2016) di Komplek Parlemen Jakarta.

Mantan menteri era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono itu juga menyebutkan, masih ada mekanisme partai lain yang bisa ditempuh Fahri selain menggunat, misalnya dengan memberikan hak jawab di depan Majelis Tahkim atau di depan Majelis Syuro."Kalau menurut saya itu dijalani saja," saran Tifatul.

Namun ketika ditanya soal materi pemecatan, dirinya enggan membeberkan materi pemeriksaan koleganya, Fahri Hamzah yang dipecat dari semua jenjang keanggotaan partai.

Tifatul masih berkilah lantaran dirinya bukan anggota Majelis Tahkim."Materi pemeriksaan tentu tidak dibuka kepada publik, itu kebiasaan kita di PKS," kata Tifatul.

Apalagi jika itu menyangkut masalah pribadi dan aib kader tertentu, maka dipastikan tidak diungkap ke publik. "Jadi majelis Tahkim dan BPDO juga enggak akan membuka ini kecuali kepada yang bersangkutan. Saya juga enggak tahu isi materinya, kalaupun saya tahu juga tak akan saya buka ke publik," tegasnya.

Menurutnya, jika seorang kader partai dipecat keanggotaannya, maka jabatan politik yang diperolehnya melalui partai itupun harus ditanggalkan. Disinggung pengganti Fahri sebagai wakil ketua DPR nantinya, Tifatul mengaku belum tahu pasti. Namun ia memastikan semua anggota Fraksi PKS miliki peluang sama untuk menggantiakn Fahri. ***

wwwwww