Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton
Penumpasan Teroris

Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala BNPT, Komisi III DPR: Sudah Terdesak Terus, Kapan Ketangkapnya

Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala BNPT, Komisi III DPR: Sudah Terdesak Terus, Kapan Ketangkapnya
Ilustrasi gembong teroris Santoso. (net)
Rabu, 13 April 2016 15:18 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Rapat Dengan Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris, sejumlah Anggota Dewan mempertanyakan status gembong teroris Santoso yang tak kunjung ditangkap.

Anggota Komisi III merasa heran dengan aparat Densus 88 yang sampai hari ini belum juga berhasil menumpas kelompok Santoso yang ada di Poso, Sulawesi Tengah. Padahal perburuan ini sudah memakan waktu sampai 17 tahun lebih.

Bahkan pertanyaan keras dilontarkan Anggota Komisi III DPR RI, Adies Kadir, dirinya mempertanyakan apa sebenarnya yang terjadi dilapangan. Dia mengaku sudah bosan dengan jawaban BNPT yang selalu menyebut kelompok Santoso sudah terdesak dalam setiap rapat.

"Tinggal 36 orang (anggota kelompok Santoso), sudah terdesak. Kita dengar dari dulu selalu terdesak tapi tidak pernah selesai," ujar Adies dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala BNPT, Tito Karnavian di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Karena itu dia mempertanyakan lambannya penangkapan Santoso. Padahal sebenarnya Gunung Biru di Poso tempat persembunyian Santoso sudah dikuasai oleh aparat.

"Sebenarnya apa sih masalah di Poso ini? Kenapa yang tinggal 36 ini, dengan anak istri dan dengan gunung yang sudah dikuasai polisi tapi kenapa tidak selesai? Apa dibiarkan supaya setiap tahun ada operasi atau gimana?" ungkap politikus Golkar ini.

Pihak BNPT sendiri beralasan, jika saat ini kondisi alam lah yang masih menjadi hambatan bagi anggota Densus 88. Tito menyebut, kondisi alam di Poso sangat berbeda dengan daerah lain. "Yang jelas kami tetap bekerja sesuai prosedur, dan kami pastikan Santoso bisa ditangkap," pungkasnya. ***

wwwwww