Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
Ekonomi
11 jam yang lalu
Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri lewat Pertanian Porang
2
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
Peristiwa
12 jam yang lalu
Tino-Mustamsikin Siap Bangkitkan Ekonomi Kendal Lewat Barista dan Industri Kopi
3
PBFI Sumut Manjakan Atlet Binaraga Lewat Safari Road Show
Olahraga
23 jam yang lalu
PBFI Sumut Manjakan Atlet Binaraga Lewat Safari Road Show
4
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
MPR RI
4 jam yang lalu
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
5
Menginap di Hotel bersama Pacar, Mahasiswi Terjun dari Lantai 4
Peristiwa
22 jam yang lalu
Menginap di Hotel bersama Pacar, Mahasiswi Terjun dari Lantai 4
6
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Kesehatan
4 jam yang lalu
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Saksi Ahli Tak Hadir, PN Rengat Tunda Sidang Lanjutan Karlahut PT PLM

Saksi Ahli Tak Hadir, PN Rengat Tunda Sidang Lanjutan Karlahut PT PLM
Humas PN Rengat Wiwin Sulistya SH
Rabu, 13 April 2016 19:41 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT- Pengadilan Negri Rengat, Inhu, Riau menunda sidang kasus Karlahut (Kebakaran Lahan dan Hutan) dengan tiga orang terdakwa petinggi PT PLM (Palm Lestari Makmur).

Penundaan sidang terdakwa dua warga negara asing dan satu warga negara Indonesia itu dikarenakan tidak hadirnya saksi ahli yang akan dihadirkan oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum) Kejaksaan Negri Rengat.

Seharusnya, agenda sidang hari ini mendengarkan keterangan ahli yang akan dihadirkan pihak penuntut umum. "Karena tidak hadir, sidang kita tunda," ujar Ketua PN Rengat Moh Sutarwadi melalui Humas PN Wiwin Sulistia SH kepada GoRiau.com, Rabu (13/4/2016) di kantornya.

Wiwin menyebutkan, ahli yang akan dihadirkan JPU itu adalah DR Ir Basuki Wasis dari KLH (kementraian lingkungan hidup).

"Berdasarkan surat yang kita terima, alasan ketidak hadiran ahli tersebut dikarenakan dirinya ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan. Sidang kita tunda hinggaa, Rabu (20/4/2016) pekan depan," jelasnya.

Dengan demikian sambung Wiwin, diharapkan agar pada sidang selanjutnya, saksi yang akan dihadirkan JPU itu bisa datang tepat waktu, sehingga proses persidangan bisa berjalan lancar.

"Apa lagi, kesaksian ahli tersebut adalah untuk kepentingan negara," pungkas Wiwin tegas.

Untuk diketahui, tiga petinggi PT PLM yang merupakan terdakwa dalam perkara Karlahut itu yakni, Edmond John Pereira (Malaysia), Nischal Mahendrakumar Chatai (India) dan Iing Joni Priatna (Indonesia).(*/Jef)

wwwwww