Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
14 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Seiring Perkembangan Dunia, Sekda Rohil Minta Jurnalis Lebih Profesional

Seiring Perkembangan Dunia, Sekda Rohil Minta Jurnalis Lebih Profesional
Kamis, 14 April 2016 07:10 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Plt Sekda Rohil, Drs. Surya Arpan,M.Si meminta awak media lebih profesional dalam menjalankan tugas tugas jurnalistik. Terlebih lagi, menjamurnya media cetak dan online sehingga membutuhkan kepiawaian seorang jurnalis untuk menguasai teknologi dan Undang-undang yang berhubungan dengan tugas wartawan.

"Kita menyadari, dunia jurnalistik sekarang mengikuti perkembangan zaman. Terlebih lagi banyak melahirkan media online. Hanya sekali "klik", maka terbitlah sebuah berita," kata Surya Arpan ketika mengukuhkan secara resmi kepengurusan Forum Wartawan Rokan Hilir (Fowa Rohil), di gedung serbaguna, Selasa (12/4/2016) malam.

Agar tidak menjadi polemik terkait berita yang diterbitkan, Surya meminta jurnalis yang bekerja di media online mengutamakan kode etik jurnalistik. Apalagi berita yang berhubungan dengan nama baik seseorang. Karena berita yang terbit tanpa konfirmasi kepada yang bersangkutan akan menimbulkan persepsi dikalangan pembaca bahwa apa yang diberitakan adalah sesuai dengan kenyataan.

"Saya menyadari, dengan goresan tinta wartawan, bisa membuat orang baik menjadi buruk, dan orang buruk menjadi baik. Dan melalui tulisan wartawan juga, bisa menggiring opini publik melalui pikiran yang dia sampaikan," katanya.

Menurutnya, profesi wartawan sama dengan profesi hakim ataupun dokter. Untuk itu, dia meminta wartawan harus profesional dan menguasai bidangnya. Ia juga meminta untuk tidak memvonis orang lain melalui tulisan. Karena yang berhak memutuskan orang itu bersalah adalah pengadilan.

"Kami merasa tidak semua aparat benar. Tapi dengan adanya media, akan selalu mengingatkan kami untuk berbuat lebih baik," kata Surya yang berjanji akan mengakomodir kepentingan wartawan tahun ini.

Pengukuhan kepengurusan Fowa Rohil yang beranggotakan sebanyak 33 pengurus, merupakan organisasi profesi kewartawanan yang bersifat lokal. Bahkan sebelum pengukuhan, pengurus inti sudah melakukan koordinasi dengan Dewan Pers di Jakarta. Kala itu mereka disambut komisioner dewan pers, Dra. Wati, M.Si

Pada saat yang sama, ketua Fowa Rohil, Dahrin,S.Sos sangat mengapresiasi peran pemerintah dalam membantu tugas tugas jurnalistik dengan menggerakkan munculnya wartawan pemula.

Dia juga berjanji akan melakukan pembinaan kepada seluruh wartawan yang tergabung dalam Fowa Rohil agar membuat tulisan berita yang lebih berimbang serta dapat dipertanggungjawabkan.(amr)

Editor:sandi
Kategori:PON, Badminton
wwwwww