Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Wakil Ketua Kadin Bamsoet Sambangi Gedung KPK, Ini Tujuanya

Wakil Ketua Kadin Bamsoet Sambangi Gedung KPK, Ini Tujuanya
Politisi Partai Golkar Bambang Sosatyo (Bamsoet) menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (foto: Happy/ Legislatif.co)
Jum'at, 15 April 2016 11:08 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Politisi Partai Golkar Bambang Sosatyo (Bamsoet) menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (15/4/2016).

Bamsoet mengaku datang dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Kedatangannya kali ini sengaja dilakukan untuk menggagas kerjasama antara Kadin dan KPK.

"Dalam rangka kerjasama Kadin dengan KPK," kata Bamsoet sebelum memasuki gedung KPK.

Kerjasama ini perlu dilakukan untuk koodinasi pencegahan dan pemberantasan korupsi di kalangan pengusaha yang belakangan kerap terseret kasus rasuah.

"Kita liat akhir-akhir ini pengusaha kerap terlibat suap, jadi Kadin merasa perlu untuk mengadakan kerjasama dengan KPK dalam hal pemberantasan dan pencegahan korupsi di kalangan pengusaha," jelasnya.

Selain itu Bambang Soesatyo (Bamsoet) juga meminta, agar Komisi Pemberantasan Korupsin (KPK) mendorong perbaikan birokrasi di Indonesia.

"Kita sebagai pengusaha meminta KPK mendorong perbaikan birokrasi," tukasnya.

Menurutnya, birokrasi harus dibenahi. Karena salah satu hal yang sering membuat pengusaha terseret arus hitam uang praktek korupsi adalah sulitnya birokrasi.

"Karena hal yang sering menjerat pengusaha itu adalah birokrasi yang sulit lalu kemudian pengusaha ambil jalan pintas melakukan suap, dan ditangkap," ulasnya. ***

wwwwww