Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
14 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Bilang Audit BPK Ngaco, Ahok Akan Dipanggil Komisi III DPR

Bilang Audit BPK Ngaco, Ahok Akan Dipanggil Komisi III DPR
Ilustrasi Gubernur DKI, Ahok. (net)
Selasa, 19 April 2016 13:13 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Tudingan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang mempertanyakan audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pembelian lahan RS Sumber Waras bisa saja benar dan sah-sah saja, namun pihak Komisi III DPR sangat menyayangkan pernyataan Ahok soal BPK ngaco.

Menurut Anggota Komisi III Weny Warouw, sebagai seorang kepala daerah, Ahok tak sepantasnya berkoar menyebut audit investigasi BPK ngaco.

"Ya gak bener lah dia mengatakan begitu, dia kan Pejabat Daerah lho," ungkap Wenny Warouw di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Menurutnya jika perlu, komisi hukum DPR meminta keterangan mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

"Oh nanti (akan panggil Ahok), kan kita sudah BPK nanti kita akan rapat dengan KPK, kalau memang perlu kita dengar penjelasan saudara Ahok, dia wajib hadir di komisi III," tegasnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, komisioner KPK menyatakan bahwa pihaknya belum menemukan adanya indikasi korupsi dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras.

"Kan penyidik lagi kumpulkan bukti-bukti data-data, jangan langsung vonis. BPK menyatakan ada bukti, KPK tidak, nanti kita cross. dalam waktu dekat ada jawaban pasti masalah ini," pungkasnya. ***

wwwwww