Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Semangat Baru PPP Setelah Konflik Panjang Mendera

Semangat Baru PPP Setelah Konflik Panjang Mendera
Politisi PPP asal Sumatera Utara, Fadly Nursal. (istimewa)
Selasa, 19 April 2016 13:23 WIB
JAKARTA- Muktamar VIII Tahun 2016 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang baru saja digelar sebagai forum islah alias damai dari konflik PPP yang berkepanjangan telah melahirkan semangat baru buat para kader di seluruh Indonesia.

Demikian disampaikan politikus PPP Fadly Nurzal kepada legislatif.co (GoNews Group) melalui pres releasenya, Selasa (19/4/2016).

Fadly juga terpilih menjadi salah satu dari sembilan Formatur yang dipimpin oleh Ketua Umum terpilih M. Romahurmuziy.

Fadly mengatakan pasca Muktamar para tokoh senior dan kader PPP di berbagai daerah sangat bersuka cita dan berharap PPP bisa segera mempersiapkan konsolidasi secara nasional sehingga bisa meningkatkan partisipasi pembangunan dan berbagai agenda politik lainnya.

Saat ini, lanjut Fadly, tim Formatur sedang merampungkan susunan kepengurusan dengan konsep mengakomodir berbagai pihak dengan berbagai latar belakang khususnya pihak-pihak yang berbeda pendapat selama ini, beberapa tokoh nasional yang selama ini dikenal baik kredibilitasnya.

"Tentu saya belum bisa umumkan saat ini, karena itu kewenangan ketua umum terpilih," ucap Fadly, yang juga anggota DPR RI dari Dapil Sumut III ini.

Fadly menambahkan, Muktamar Islah yang disepakati dan direstui oleh Suryadharma Ali dan M. Romahurmuziy pada awal April lalu menunjukkan sebuah kematangan politik oleh elit PPP yang sangat mencintai partai. Dengan harapan agar PPP tetap di hati umat dan mampu menjaga masa depan PPP.

Karena itu, lanjut Fadly, seluruh upaya yang ingin menggagalkan niat ikhlas dan cita luhur yang ada saat ini sebaiknya jangan dilanjutkan lagi.

Fadly menyebutkan, semua pihak harus punya kesadaran sejarah akan lahirnya PPP. PPP dilahirkan oleh para ulama dengan segala keikhlasannya, dan dia yakin dengan semangat keikhlasan itulah membuat PPP bisa bertahan hingga saat ini, dan betapa tidak beradabnya jika keikhlasan para ulama itu kini dijawab dengan konflik yang tak berkesudahan.

"Saya menghimbau kepada seluruh kader, mari kita kembali menyatu khususnya menyatu dalam struktur di berbagai tingkatan partai sehingga kita bisa bekerja dengan cepat untuk mewujudkan berbagai agenda Muktamar yang kemarin. Semoga.." demikian Fadly. (rls)

Editor:Daniel Caramoy
Kategori:Badminton, PON, Metropolitan, Sumatera Utara, DKI Jakarta
wwwwww