Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  PON

PT Inti Benua Perkasatama Hasilkan Limbah B3 dan Digunakan Masyarakat Dumai Untuk Tanah Timbun

PT Inti Benua Perkasatama Hasilkan Limbah B3 dan Digunakan Masyarakat Dumai Untuk Tanah Timbun
Limbah B3 jenis spent bleaching earth yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, sebagai tanah timbun.
Selasa, 19 April 2016 13:33 WIB
Penulis: Eric
DUMAI - Dari sejumlah perusahaan Crude Palm Oil (CPO) di Kota Dumai, Riau, PT Inti Benua Perkasatama (IBP) merupakan salah satu perusahan di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, yang menghasilkan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) jenis spent bleaching earth dan fly ash.

Hasil pantauan GoRiau.com, limbah B3 pengolahan dan pembakaran cpo, berupa spent bleaching earth digunakan sebagai tanah timbun. Sementara fly ash, hasil pembakaran batubara dan cangkang sawit digunakan sebagai tanah timbun jalan.

Limbah PT IBP diduga banyak ditemukan disejumlah kelurahan di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Banyak limbah B3 perusahaan cpo yang ada di Kecamatan Sungai Sembilan sudah mencemari lingkungan masyarakat.

"Tanah bleaching ini memang diperlukan oleh masyarakat disini (Kelurahan Lubuk Gaung, red). Tapi kita tidak tahu bagaimana pengaruh limbah ini terhadap kehidupan lingkungan dan manusia," ucap Anto warga Kelurahan Lubuk Gaung kepada GoRiau.com, Selasa (19/4/2016) siang.

Hampir seluruh Kecamatan Sungai Sembilan, lanjutnya, sudah tercemar limbah B3 dari perusahaan cpo. Karena penggunaannya tidak dilarang oleh perusahaan.

"Kita tahu limbah, dampaknya kita tidak tahu," ucapnya singkat.

Permasalahan limbah B3 yang sudah mencemari hampir keseluruhan Kota Dumai ini, harus menjadi perhatian serius jika tidak ditindaklanjuti.***

Kategori:PON
wwwwww