Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Kajian Akademis Pembentukan Kabupaten Kuantan Sudah Siap

Rabu, 20 April 2016 10:21 WIB
Penulis: Wirman Susandi
kajian-akademis-pembentukan-kabupaten-kuantan-sudah-siapMusliadi, SAg
TELUKKUANTAN - Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Kuantan (BPPKK) telah menyempurnakan kajian akademis pendirian Kuantan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) di Riau.

Demikian disampaikan Ketua BPPKK, Musliadi, SAg kepada GoRiau.com, Rabu (20/4/2016) pagi di Telukkuantan.

"Alhamdulillah, kajian akademik sudah selesai bahkan sudah kita sempurnakan bersama tim yang membuatnya," ujar Musliadi.

Dalam penyempurnaan itu, BPPKK sudah melakukan beberapa kali pertemuan dengan tokoh masyarakat yang ada di Pekanbaru.

"Kajian akademis ini lebih mengutarakan terhadap potensi ekonomi, sosial dan budaya. Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan undang-undang, sebab kita melihat objek tersebut diutamakan daripada potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD)," terang Musliadi.

Kendati demikian, lanjut Musliadi, tim sudah memproyeksikan PAD enam kecamatan mencapai Rp65 miliar.

Di sisi lain, susunan kepengurusan BPPKK sudah dirampungkan dan dalam waktu dekat akan melaksanakan pertemuan-pertemuan guna membahas langkah selanjutnya.***

wwwwww