Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Banjir Membuat Pelajar di Pasaman Barat ke Sekolah Lewani Genangan Air Sepanjang 3 Kilometer

Banjir Membuat Pelajar di Pasaman Barat ke Sekolah Lewani Genangan Air Sepanjang 3 Kilometer
Para pelajar sekolah dasar yang melewati banjir ke sekolah. (Humas)
Kamis, 21 April 2016 09:06 WIB

PASAMAN BARAT - Musibah banjir yang sering melanda jalan perkampungan proyek IV dan Proyek V di Joorng Pisang hutan, Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, menyisakan kisah memprihatinak bagi anak sekolah di sana. Mereka yang ada dikampung setempat membuka sepatu jika pergi dan pulang sekolahdalam radius perjalanan berjarak tempuh hingga 3 km.

"Posisi jalan yang terimbas banjir dikampung setempat sekitar 50 meter, akibat luapan sungai batang kapa yang tidak jauh dari jalan tersebut," sebut salah seorang masyarakat setempat, yanto kemarin.

Dikatakannya, rawan banjir yang selalu menyulitkan anak sekolah saat pergi dan pulang sekolah, sedah berjalan lama. Sayangnya, belum mendapat perhatian dari pemerintah.

Diakuinya, dana yang dibutuhkan untuk perbaikan timbunan jalan itu, tidaklah seberapa, jika dibebankan ke anggaran APBD, tapi bagi warga sungguh sanagt menyulitkan. "Warga hanya bisa menyampaikan harapan kepada pemerintah dan berdoa, kiranay solusi apa yang harus dilakukan guna mengantisipasi banjir ini, ujarnya.

Disampaikanna, proyek IV dan V di Joorng Pisang Hutan, Nagari Sasak, juga generasi bangsa. Sama halnya dengan anak nagari lain yang ada di nusantara ini. Sudah sewajarnya mereka mendapat perhatian.

Jangan biarkan anak nagari itu merana ketika ingin pergi sekolah, Mereka juga ingin jadi anak cerdas, " sebut Yanto dilansir dari pasamanbaratkab.go.id. (***)

Editor:Calva
Sumber:Pasamanbaratkab.go.id
Kategori:Olympic, Umum, Badminton
wwwwww