Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
13 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Menpora Bilang, Suporter di Indonesia Harus Memiliki Saham di Klub Kesayangannya

Menpora Bilang, Suporter di Indonesia Harus Memiliki Saham di Klub Kesayangannya
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat memberikan keterangan pers. (GoNews Group)
Kamis, 28 April 2016 15:54 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Dengan bergulirnya kompetisi baru yang diklaim hasi dari olahan tim transisi yakni Indonesia Soccer Championship (ISC), Menpora Imam Nahrawi berharap agar para suporter juga memiliki saham di klub.

"Iya dong, suporter jangan hanya jadi penonton dan tim penggembira saja. Mereka juga harus punya andil dalam hal ini memiliki saham di klub," jelas Imam Nahrawi kepada GoNews Group, Kamis (28/04/2016) usai jumpa pers dengan awak media di Media Center Kemenpora Jakarta.

Menurutnya, nanti pihak pemerintah dalam hal ini Kemenpora, akan menjembatani para suporter supaya dapat memiliki saham di klubnya masing-masing. "Nanti kita akan bicarakan dengan para pengurus klub sepakbola yang berkompetisi di ISC baik di group A atau B," ujarnya.

Sementara itu kata Imam Nahrawi, dengan adanya saham yang dimiliki suporter, maka kecintaan para fans terhadap klub akan lebih baik dan mengurangi angka kerusuhan. "Kalau sudah merasa memiliki masak sih klub sendiri mau dihancurin dengan aksi-aksi anarkis seperti yang selama ini terjadi," tukasnya.

Imam Nahrawi juga menyebut dalam kompetisi yang digulirkan PT GTS ini para suporter juga harus sama-sama mengawasi. Karena menurutnya jumlah dana dari sponsor sangat banyak dan rawan diselewengkan.

"ISC ini harus diawasi oleh semua pihak termasuk suporter dan wartawan. Karena dari awal disetujuinya kompetisi ini karena pihak GTS berjanji akan selalu transparan. Salah satu bentuk transparasinya, dimana penyelenggara mendapat banyak dana dari pihak sponsor," tukasnya lagi.

Adapun jumlah dana yang sudah dilaporkan ke Kemenpora kata imam, seperti dari sponsor utama yaitu Torabika yang mencapai Rp120 miliar, Indosat Rp50 miliar, Sido Muncul Rp20 miliar, dan berbagai seponsor pendukung lainya. ***

wwwwww