Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Kembali Telan Korban Jiwa, Pengunjung Objek Wisata Tapak Tuan Tapa Diminta Lebih Waspada

Kembali Telan Korban Jiwa, Pengunjung Objek Wisata Tapak Tuan Tapa Diminta Lebih Waspada
Gerbang lokasi wisata Tapak Tuan Tapa (Al Fadh Radi/GoAceh)
Senin, 16 Mei 2016 10:55 WIB
Penulis: AL FAHD RADI FAHLEFI

TAPAKTUAN – Pihak SAR Aceh Selatan kembali mengingatkan secara tegas kepada pengunjung objek wisata Tapak Tuan Tapa di lereng Gunung Lampu, Tapaktuan, Aceh Selatan, agar waspada terhadap hempasan ombak di lokasi tersebut. Hal ini dilakukan menyusul hilangnya seorang pengunjung asal Seulimum, Aceh Besar hari Minggu kemarin.

“Menghindari kemungkinan buruk kita harapkan kewaspadaan kepada pengunjung. Di kawasan itu ditempelkan peringatan untuk berhati-hati. Bagi pendatang yang tidak  memahami kondisi daerah, disiagakan pemandu khusus. Semua ini demi menghindari adanya korban jiwa,” kata Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, May Fendri kepada GoAceh, Minggu (15/6/2016).

Peristiwa naas itu, kata Fendri, seperti tahun-tahun sebelumnya lebih disebabkan karena kelengahan pengunjung. Di lokasi wisata ini dikenal dengan ombak yang ganas. Pengunjung harus menyadari hal itu, karena bisa mengancam keselamatan mereka setiap saat. “Di lokasi ini sering terjadi peristiwa yang merengut nyawa. Setiap kejadian selalu dilansir di media masa agar menjadi peringatan bagi yang lain untuk lebih berhati-hati,” ujarnya.

Catatan GoAceh, sebelum Azhari (32) warga Gampong Lampanah Leunga, Kecamatan Seulimun, Aceh Besar hilang ditelan ombak, di tempat itu juga terjadi peristiwa serupa pada 25 Agustus 2014 lalu. Bambang Setiadi (25), warga Gampong Pulo Ie, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, juga ditemukan tewas setelah dihempas ombak.

Editor:TAM
Kategori:PON, Olympic, Badminton
wwwwww