Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
4
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
23 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
5
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
6
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
3 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Home  /  Berita  /  Badminton

Wako Padang dan Dandim: Waspadai Paham Komunis dan Penyimpangan Seks LGBT

Wako Padang dan Dandim: Waspadai Paham Komunis dan Penyimpangan Seks LGBT
Demo menolak komunisme. (its)
Minggu, 22 Mei 2016 07:30 WIB

PADANG – Kemunculan simbol palu arit yang ditengarai merupakan lambang dengan paham komunis belakangan ini membuat resah sejumlah warga dan kalangan lainnya. Tidak hanya di kota besar, di Kota Padang hingga saat ini terus melakukan pemantauan terhadap simbol maupun paham menyimpang itu.

“Alhamdulillah, sampai sejauh ini pemantauan kita, Kota Padang masih kondusif,” terang Komandan Distrik Militer 0312/Padang, Letkol Inf. Efran Herriyanto, Jumat (20/5/2016) kemarin.

Diterangkannya, hingga detik ini belum ada kemunculan simbol dan paham komunis. Namun begitu, Dandim tetap mengimbau kepada seluruh warga Kota Padang untuk waspada atas mulai merasuknya paham komunis dan simbol palu arit di Indonesia akhir-akhir ini.

“Kita menjaga dan menolak paham komunisme hidup di Padang,” tegasnya.

Dandim mengaku bahwa pihaknya belum melakukan razia terhadap simbol palu arit dan paham komunis. Akan tetapi Dandim menyebut bahwa hingga kini pihaknya dan masyarakat akan terus mencari informasi tentang paham ini. Termasuk warga yang menggunakan simbol palu arit.

“Kita akan terus cari informasi apakah ada warga yang menggunakan simbol tersebut untuk kemudian kita tanyai, apakah tidak tahu atau memang sedang mengikuti trend. Ini yang akan didalami dan antisipasi. Untuk melakukan itu nantinya kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” ungkap Dandim.

Sementara itu Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo menyebut bahwa ancaman Indonesia, termasuk Kota Padang ke depannya akan lebih hebat lagi. Karena itu untuk mengatisipasi hal tersebt, seluruh potensi yang ada diharapkan bersatu sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan terjaga dan terpelihara.

“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk mewaspadai paham komunis dan penyimpangan lainnya seperti gerakan LGBT dan sebagainya,” kata Mahyeldi. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:PON, Badminton
wwwwww