Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Badminton

Hadiri Muktamar IMM, Ketua MPR Ingatkan Pentingnya Pengamalan Pancasila

Hadiri Muktamar IMM, Ketua MPR Ingatkan Pentingnya Pengamalan Pancasila
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (istimewa)
Selasa, 24 Mei 2016 14:47 WIB
JAKARTA- Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengingatkan tentang perlunya Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa untuk dimengerti dan dipahami kemudian diamalkan.

Hal itu ia sampaikan ketika menjadi pembicara dalam rangkaian acara Muktamar XVII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), di Aula Kompleks Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta yang diikuti ratusan peserta perwakilan IMM seluruh Indonesia, Selasa (24/5/2016).

"Pancasila untuk sebagian besar rakyat Indonesia sebenarnya tidak perlu diajarkan lagi. Pancasila sebenernya adalah hasil penggalian kembali dari karakter asli bangsa Indonesia, hanya sedikit terlupakan saja apalagi pasca reformasi bergulir dan implementasinya saja yang agak kurang," katanya.

Pria yang karib disapa Zulhas ini kemudian mencontohkan, implementasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus lebih diperhatikan lagi. Sebab menurut dia, kesenjangan antara yang kaya dan miskin semakin terasa. Sedangkan dalam konteks negara, masih timpang kemajuan antar satu daerah dan daerah lainnya.

"Keadilan sosial bagi seluruh rakyat baru terwujud jika pembangunan nasional secara adil menyentuh selruuh bagian wilayah Indonesia dan alhamdulillah sekarang pemerintah berusaha mewujudkan itu dengan berbagai pembangunan infrastruktur yang terus digalakkan," ujarnya.

Zulhas mengaku sejauh ini MPR terus berperan mendorong kemajuan negara Indonesia. Salah satunya dengan mengkaji sistem haluan negara hasil dari aspirasi rakyat dan berusaha agar sistem haluan negara terbentuk sebab haluan negara akan berakibat baik.

Haluan negara membuat pembangunan nasional menjadi fokus, sistematis dan simultan serta massif.  Haluan negara menetapkan bagaimana pembangunan Indonesia 20, 50, 100 tahun mendatang."Generasi muda harus paham, Pancasila tidak harus dihafal tapi diresapi dan dimengerti. Pancasila juga bukan kata kerja tapi kata sifat harusnya menjadi sifat bangsa Indonesia.  Pancasila juga memiliki arti cinta kasih, toleransi dan gotong royong," imbuhnya.

Zulhas juga mendorong agar semua elemen bangsa mengimplementasikan Pancasila secara perilaku. Semua rakyat terutama pejabat dan elit penguasa harus mencerminkan Pancasila, semua harus diamalkan. Demikian pula dengan musyawarah untuk mufakat apapun yang menjadi kebijakan harus bermusyawarah untuk mencapai mufakat sehingga akan tercipta keadilan sosial. (rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Umum, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww