Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
22 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
23 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
21 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
22 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
22 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bedah Buku Wakil Rakyat Bicara, "Agar Lansia Tidak Menjadi Beban"

Bedah Buku Wakil Rakyat Bicara, Agar Lansia Tidak Menjadi Beban
Pemberian cinderamata usai acara bedah buku di Gedung MPR Jakarta. (Muslikhin/GoNews Group)
Kamis, 26 Mei 2016 19:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Hari ini di Ruang Presentasi Perpustakaan MPR digelar acara Wakil Rakyat Bicara Buku, yang mengupas "Peran Lansia Dalam Pembangunan", Kamis (26/05/2016).

Hadir sebagai pengupas buku, mantan menteri kependudukan dan BKKBN di masa Orde Baru Haryono Suyono, dosen kependudukan UI Paulus Wirutomo, Adhi Santika, dan Endang Mulia Astuti.

Wakil Sekretaris Jenderal MPR Selfi Zaini dalam sambutannya mengatakan, acara bedah buku yang mengambil tema mengenai lansia ini sangatlah penting dan sangat bermanfaat. Dirinya juga menceritakan dimana suka dukanya merawat dan kedapatan dua orang lansia di rumahnya.

Dengan mengikuti acara itu menurut Selfi Zaini kita bisa mempersiapkan diri agar kelak saat lansia tidak memberatkan. "Mudah-mudahan dalam acara ini kita bisa memetik hikmahnya," sambutnya.

Sementara itu, Irna Permatasari yang juga penulis buku soal lansia dan dalam kesempatan itu sebagai pembuka diskusi menuturkan, diantara negara yang paling peduli pada lansia adalah China. Di negara itu, lansia sangat diperhatikan dimana setiap hari-hari tertentu para lansia dianjurkan untuk bersenam dan mendengarkan musik.

"Di China para lansia disediakan ruang terbuka hijau dan taman agar di tempat itu lara lansia bisa menikmati masa tuanya, seperti main kartu," tukasnya.

Ditambahkannya, orang yang merawat orang lansia di rumah sendiri, mereka justru akan diberi tunjangan. Kepedulian negara China pada lansia disebabkan negara itu berusaha keras agar marga keturunan bisa dipertahankan.

"Inilah yang kita harapkan dan bisa diterapkan di negara tercinta kita ini. Mudah-mudahan buku ini bisa menjadi inspirasi untuk tidak lagi menyepelekan para lansia, apalagi memandang sebelah mata," pungkasnya. ***


wwwwww