Bedah Buku Wakil Rakyat Bicara, "Agar Lansia Tidak Menjadi Beban"

Bedah Buku Wakil Rakyat Bicara, Agar Lansia Tidak Menjadi Beban
Pemberian cinderamata usai acara bedah buku di Gedung MPR Jakarta. (Muslikhin/GoNews Group)
Kamis, 26 Mei 2016 19:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Hari ini di Ruang Presentasi Perpustakaan MPR digelar acara Wakil Rakyat Bicara Buku, yang mengupas "Peran Lansia Dalam Pembangunan", Kamis (26/05/2016).

Hadir sebagai pengupas buku, mantan menteri kependudukan dan BKKBN di masa Orde Baru Haryono Suyono, dosen kependudukan UI Paulus Wirutomo, Adhi Santika, dan Endang Mulia Astuti.

Wakil Sekretaris Jenderal MPR Selfi Zaini dalam sambutannya mengatakan, acara bedah buku yang mengambil tema mengenai lansia ini sangatlah penting dan sangat bermanfaat. Dirinya juga menceritakan dimana suka dukanya merawat dan kedapatan dua orang lansia di rumahnya.

Dengan mengikuti acara itu menurut Selfi Zaini kita bisa mempersiapkan diri agar kelak saat lansia tidak memberatkan. "Mudah-mudahan dalam acara ini kita bisa memetik hikmahnya," sambutnya.

Sementara itu, Irna Permatasari yang juga penulis buku soal lansia dan dalam kesempatan itu sebagai pembuka diskusi menuturkan, diantara negara yang paling peduli pada lansia adalah China. Di negara itu, lansia sangat diperhatikan dimana setiap hari-hari tertentu para lansia dianjurkan untuk bersenam dan mendengarkan musik.

"Di China para lansia disediakan ruang terbuka hijau dan taman agar di tempat itu lara lansia bisa menikmati masa tuanya, seperti main kartu," tukasnya.

Ditambahkannya, orang yang merawat orang lansia di rumah sendiri, mereka justru akan diberi tunjangan. Kepedulian negara China pada lansia disebabkan negara itu berusaha keras agar marga keturunan bisa dipertahankan.

"Inilah yang kita harapkan dan bisa diterapkan di negara tercinta kita ini. Mudah-mudahan buku ini bisa menjadi inspirasi untuk tidak lagi menyepelekan para lansia, apalagi memandang sebelah mata," pungkasnya. ***


wwwwww