Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
21 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
16 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Bangun Jalan Tembus Sumbar-Riau, Wagub Sumbar Minta Bupati Pasaman Surati Gubernur

Bangun Jalan Tembus Sumbar-Riau, Wagub Sumbar Minta Bupati Pasaman Surati Gubernur
Wagub Sumbar Nasrul Abit bersalaman dengan jamaah dalam Safari Ramadan. (Humas Sumbar)
Minggu, 12 Juni 2016 08:34 WIB

PASAMAN - Adanya jalan tembus Rao (Sumatera Barat) - Rokan Hulu (Riau) yang hingga saat ini belum terselesaikan dari titik perbatasan kedua provinsi menuju ke Rokan Hulu, Wakil Gubernur Sumatera Barat meminta kepada Bupati Pasaman untuk menyurati Gubernur Sumatera Barat untuk dapat segera ditindak lanjuti.

"Nanti Gubernur Sumatera Barat akan menyampaikan hal tersebut kepada Gubernur Riau dan akan ada pembahasan agar pembangunan jalan bisa segera dikerjakan," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat di wawancarai usai pelaksanaan Safari Ramadhan di Mesjid Taqwa Muhammadiyah, Tapus, Pasaman, Jumat malam (10/06/2016).

Dia juga menjelaskan banyak manfaat yang dirasakan masyarakat Sumatera Barat terutama Pasaman apabila jalan tersebut selesai dikerjakan, terutama dalam peningkatan perekonomian masyarakat karena hampir sebagian besar hasil pertanian (beras), perkebunan (kakao) dan perikanan dibawa ke Pekanbaru dan Dumai

"Ada efisiensi waktu 3 jam apabila jalan tersebut sudah layak digunakan, biasanya dibawa melalui Bukittinggi terlebih dahulu," ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Pasaman A. Syafei menyebutkan panjang jalan yang belum selesai tersebut kira-kira 40 Km dan tinggal pengerasan saja.

"Mudah-mudahan jalan tersebut bisa segera dapat terpakai karena jalan tersebut tidak berada pada hutan lindung dan hutan suaka, jadi dirasa akan lebih mudah," terangnya. (***)

Editor:Calva
Kategori:Sumatera Barat, Badminton, Ekonomi
wwwwww