Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Badminton

Pelajar SMA Ini Berurusan dengan Polisi Usai Hina Orang Muslim yang Salat Beralaskan Koran dan Daun Pisang

Pelajar SMA Ini Berurusan dengan Polisi Usai Hina Orang Muslim yang Salat Beralaskan Koran dan Daun Pisang
CK usai diamankan ke kantor polisi
Minggu, 12 Juni 2016 22:17 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Seorang pemuda berinisial CK (18) warga desa Penipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya, pemuda yang masih berstatus pelajar SMA tersebut telah memposting kata-kata yang berbau SARA.

Dalam postingan itu, CK mengumpat foto yang diunggah dari akun FB @Imam Samudra, Sabtu (11/6/2016) pukul 06.30 WIB. Adapun foto yang diunggah adalah orang yang sedang melaksanakan salat berjemaah beralaskan koran dan daun pisang di tengah perkebunan.

Dari komentar yang masuk, banyak pemilik akun memuji foto yang menunjukkan kekhusyukan dalam salat walaupun berada di ruang terbuka. Namun berbeda dengan komen CK, malah dia mengeluarkan umpatan dengan kalimat "Ini lha nmany orang islam gila. K****l sama kalian a***k".

Tidak sedikit teman-temannya menegur dengan kata-kata yang mengandung SARA tersebut. Namun CK menunjukkan sikap tidak acuh bahkan melontarkan kata "Suka suka sayalah". Dan berbagai komentar perlawanan terus silih berganti, bahkan CK sempat membalas dengan mengatakan," Gx ad otak klian nyo".

Menunjukkan sikap keras kepalanya, menimbulkan reaksi sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat kecamatan Pasir Limau Kapas.

Warga yang merasa geram atas ulah CK tersebut, menscreenshoot kalimat itu dan dibagi kepada tokoh agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Rokan Hilir. Mereka sepakat mencari CK. Polisi pun turun tangan, bersama masyarakat CK akhirnya diamankan ke kantor Polsek Penipahan pada hari Minggu (12/6/2016).

"Terima kasih kepada seluruh tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua OKP dan ormas, jajaran Upika Kecamatan Palika, Polsek Palika, FKUB Palika yang dengan arif dan bijaksana menangani persoalan sensitif ini. Selanjutnya kita tunggu proses pihak berwajib," Kata Mukim yang merupakan Ketua GP Ansor Rohil. ***

wwwwww