Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
8 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
9 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
15 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
4
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
13 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Internasional
14 jam yang lalu
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Home  /  Berita  /  Riau
Nasib Sepakbola Tanah Air

Tomy Welly: Keluarga Sepak Bola Miskin Integritas dan Hati Nurani

Tomy Welly: Keluarga Sepak Bola Miskin Integritas dan Hati Nurani
Juru bicara PSSI Tomy Welly. (istimewa)
Minggu, 12 Juni 2016 23:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Kondisi terjadinya kriminalisasi kepada Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti sehingga ditahan di Kejaksaan Agung, memantik komentar juru bicara PSSI Tommy Welly, Minggu (12/06/2016) malam.

Pria yang biasa dipanggil Bung Towel itu mengaku sangat miris dengan apa yang terjadi terhadap ketua umum PSSI dan kondisi otoritas tertinggi sepak bola Indonesia saat ini.

"Bayangkan saja, demi PSSI dan menjaga marwah organisasi PSSI, saat ini Ketum PSSI La Nyalla Mattalitti mengalami situasi dan perlakuan seperti sekarang  ini. Justru yang menyedihkan  mereka yang selama ini dibela beliau, berbalik mengkhianatinya. Ini sungguh keterlaluan," ujar Towel kepada GoNews Group melalui pesan whatsapp.

Towel mengatakan, kendati demikian dirinya yakin bahwa ketua umum yang juga Ketua Kadin Jatim itu  ikhlas menghadapi ini semua karena memang prinsipnya membela kebenaran yang dia pegang teguh sejak mendapatkan amanat menjadi ketua umum.

"Tapi satu pelajaran besar dari kenyataan ini yang ironis adalah bahwa keluarga sepak bola kita masih miskin integritas dan hati nurani. Kesetiaan pada prinsip kebenaran menjadi sesuatu yang langka. Dan selama keluarga sepak bola kita masih berperilaku seperti ini, sepak bola kita hanya akan terus berputar dalam lingkaran setan kepentingan segelintir kelompok,"beber pria yang juga pengamat sepak bola kelas atas Indonesia itu.

Towel menilai kondisi saat ini seperti  aktor politik, keluarga sepak bola alias PSSI tak pernah jadi insan sepakbola tulen. Yang dimana, imbuh Towel, bicara atas nama kebaikan sepakbola padahal hanyalah seolah-olah saja.

"Ironis! Tapi kebenaran dan yang benar, akan tetap benar untuk selamanya. Salam hormat dan doa untuk Ketum PSSI La Nyalla Mattalitti. Kebenaran bisa disalahkan, tapi kebenaran tidak bisa dikalahkan. Doa kami untuk pak Nyalla,"tegasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Pemerintahan, Riau, Olahraga, Umum
wwwwww