Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Satu Tewas dan Ribuan Warga Dievakuasi dalam Musibah Banjir di Padang dan Padang Pariaman

Satu Tewas dan Ribuan Warga Dievakuasi dalam Musibah Banjir di Padang dan Padang Pariaman
Aparat TNI dan tim penyelamat evakuasi warga korban banjir. (Penrem 032/Wbr)
Jum'at, 17 Juni 2016 08:10 WIB

JAKARTA - Banjir terjadi di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat menyebabkan ribuan warga dievakuasi dan satu orang meninggal dunia serta ratusan rumah terendam air. Banjir terjadi seusai hujan dengan intensitas lebih dari tiga ratus milimeter sejak pukul 16.00 WIB hingga 23.30 WIB, Kamis (16/6/2016).

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, banjir juga disertai longsor di sejumlah tempat. Beberapa sungai pun meluap sehingga ribuan rumah terendam banjir dengan ketinggian antara 50-140 sentimeter.

Warga yang dilaporkan meninggal dunia, yakni seorang pria (63 tahun) warga Komplek Arai Pinang Jl Mustika XII, Kota Padang, yang terpeleset saat mengungsi.

"Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan dibantu aparat setempat masih mendata dan terus mengevakuasi para warga terdampak banjir. Tim gabungan mengerahkan perahu karet untuk evakuasi. Mereka terdiri atas BPBD Provinsi Sumbar dengan enam perahu karet. Kemudian, BPBD Kota Padang dengan empat perahu karet. Basarnas menerjunkan dua perahu karet. Dinsos Tagana, dua perahu karet," kata Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis Jumat (17/6/2016).

Kemudian, Brimob mengevakuasi dengan dua perahu karet. BPBD sekitar seperti dari Bukittingi, Tanah Datar, Padang Panjang, Agam, Kota Solok, dan Padang Pariaman juga turut.

Diketahui, tujuh kecamatan di Kota Padang terendam banjir. Yaitu Koto Tangah, Lubuk Begalung, Nanggalo, Padang Selatan, Padang Barat, Teluk Kabung, dan Padang Timur yang meliputi 14 kelurahan. Banjir juga merendam ribuan rumah di Kelurahan Lubuk Buaya, Tunggul Hitam, Pangambiran, Ampalu (Arai Pinang), Banda Gadang, dan Maransi. Selain itu, Parang Jambu, Jondul, Seberang Padang, Pampang, dan Seberang Palinggam. Kemudian, Lolong, Bungus dan Marapalan. Banjir juga menggenangi daerah Kasai arah ke Padang Pariaman. (***)

Editor:Calva
Sumber:BNPB
Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww