Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  PON

Anggota Banyak Kabur, Wakapolres Meranti Meradang

Anggota Banyak Kabur, Wakapolres Meranti Meradang
Kompol Rudi Anton Samosir SE
Selasa, 05 Juli 2016 18:18 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Kepulauan Meranti Kompol Rudi Anton Samosir SE meradang. Pasalnya, ada anggota polisi yang bertugas di Meranti nekad meninggalkan tugas (tanpa izin) demi merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Teguran keras itu disampaikan Kompol Rudi saat apel persiapan pengamanan malam takbiran di Halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Selasa (5/7/2016) sore.

Kata Rudi, banyak anggota nekad melarikan diri dari tugas meski tak mendapat izin. Anggota ini meninggalkan Kota Sagu melalui Pelabuhan Semukut, Tebingtinggi Barat.

"Saya tau, anggota banyak melarikan diri. Pakai kempang menyeberangi sungai kemudian naik dari Pelabuhan Semukut," katanya sore itu.

Kepada Kasat dan Kabag, serta Kapolsek diminta mendata nama-nama personil yang nekad meninggalkan tugas tanpa izin itu. Untuk diberikan sanksi nantinya.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga meminta personil yang memiliki istri mengangkat tangan. Ia sempat menanyai personil tersebut tentang maksud dan tujuan berada di Meranti. "Kehadiran di sini untuk mencari makan kan, untuk anak istri, keluarga kan. Sudah, kalau disuruh dinas ya dinas," ujarnya lagi.

Ia juga menilai bahwa apa yang dilakukan para personil ini (meninggalkan dinas tanpa izin, red) adalah bukti bahwa tidak menghargai para perwira. "Setelah ini konsultasi ke Polda, kalau memang harus dipecat ya pecat saja mereka," tegasnya. ***

Kategori:PON
wwwwww