Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  PON

Keuchik Kecewa Uang Jerih tak Cair hingga Lebaran Tiba

Keuchik Kecewa Uang Jerih tak Cair hingga Lebaran Tiba
Ilustrasi
Rabu, 06 Juli 2016 13:53 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Perangkat desa di Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, keluhkan jerih mereka yang tak kunjung cair. Padahal, jerih tersebut sangat berharga bagi mereka untuk memenuhi berbagai keperluan  Lebaran Idul Fitri 1437 H.

Hal itu disampaikan Keuchik Gampong Ule Rubeek Barat, Kecamatan Seunuddon, Badlisyah Yahya. "Kami cukup sedih. Satu-satunya harapan untuk memenuhi kebutuhan lebaran adalah pada jerih kami. Tapi hingga hari ini belum cair," katanya saat menghubungi GoAceh, Rabu (6/7/2016).
 
Dia mengatakan, jauh-jauh hari para aparatur desa di Kecamatan Seunuddon telah berusaha mengusulkan Rencana Anggaran Bangunan (RAB) ke pihak kabupaten agar Anggaran Dana Desa (ADD) untuk tahun 2016 terealisasi.
 
"Yang lebih penting lagi, untuk anak yatim. Karena pada ADD itu ada hak mereka. Sehingga anak yatim juga ikut terbengkalai," katanya lagi.
 
Tokoh masyarakat kecamatan itu, Zulkarnain juga mengatakan hal yang sama. "Saya rasa tidak ada kendala lagi dalam penyusunan RAB. Tapi kenapa dana ini masih terhambat pencairannya," kata Zulkarnain.
 
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh Utara, Safwansyah yang dihubungi GoAceh tidak merespon. Pesan singkat yang dikirim juga tidak dibalas. 

Editor:TAM
Kategori:Voli, PON
wwwwww