Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
17 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Badminton

Pertama Kali di Padang Pariaman, Anak Sapi Hasil Embrio Transfer Lahir

Pertama Kali di Padang Pariaman, Anak Sapi Hasil Embrio Transfer Lahir
Anak sapi yang lahie hasil transfer embrio di Kabupaten Padang Pariaman. (Humas Padang Pariaman)
Kamis, 14 Juli 2016 18:48 WIB
PADANG PARIAMAN - Dinas Pertanian Peternakan dan Kehutanan (Distanakhut) Bidang Peternakan melakukan monitoring kelahiran anak sapi hasil embrio transfer di Korong Duku Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau, Selas (12/7/2016).

Kelahiran anak sapi tersebut merupakan sapi hasil transfer embrio pertama di Padang Pariaman.

Transfer embrio merupakan proses mulai dari pemilihan sapi donor, sinkronisasi birahi, super ovulasi, inseminasi koleksi embrio penanganan dan evaluasi embrio, transfer embrio pemeriksaan kebuntingan sampai dengan kelahiran.

Embrio yang ditransfer tersebut dibuahi di luar, setelah berumur 7 hari disumbangkan pada rahim sapi yang telah disiapkan dengan kriteria induk sapi tersebut sehat, memiliki corpus luteum dan masa birahinya lewat 7 hari. 14 hari setelah penanaman embrio, induk sapi dikontrol apabila induk tidak menunjukan gejala birahi maka kemungkinan embrio tersebut implant (melekat). Setelah kandungannya 3 bulan dilakukan pemeriksaan kebuntingan.

Transfer embrio kali ini dilakukan pada induk sapi simmental dan jenis embrio limosin. Embrio sendiri berasal dari Balai Embrio Transfer Cipelang.

Kegiatan ini merupakan kegiatan Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Sumatera Barat kerjasama dengan Balai Embrio Transfer Cipelang. (Humas/Riska)

Editor:Calva
Kategori:PON, Badminton
wwwwww