Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
19 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Beladiri

Boat Pengangkut Bawang Ilegal, Kembali Tenggelam di Seunuddon

Boat Pengangkut Bawang Ilegal, Kembali Tenggelam di Seunuddon
Boat yang sudah pecah di lokasi. [Jamaluddin Idris]
Senin, 18 Juli 2016 18:13 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris

LHOKSUKON - Sebuah boat diduga mengangkut bawang merah ilegal kembali tenggelam di perairan Seunuddon, Aceh Utara, Senin (18/7/2016). Posisi boat saat ini berada di pantai Gampong Lhok Pu Uek. Boat yang berukuran panjang sekitar 15 meter itu kondisinya rusak parah akibat dihantam gelombang tinggi.

"Boat itu sejak kemarin (Minggu) terombang-ambing di laut perairan Seunuddon. Namun semalam baru dibawa gelombang ke pinggiran pantai," kata Panglima Laot Seunuddon, Amir Yusuf saat ditemui GoAceh di lokasi itu, Senin (18/7/2016).


Amir mengatakan, bawang yang berada di dalam boat tersebut sejak pukul 01.00 WIB dini hari sudah diambil oleh masyarakat setempat. "Bawangnya sudah habis diambil sama warga. Saat ini sebagaian warga sedang berupaya mengevakuasi puing-puing ke darat karena kondisi laut saat ini sedang air gelombang tinggi," ujarnya.


Amir menambahkan, saat terdampar di pinggiran pantai, posisi boat dalam keadaan tanpa anak buah kapal. Sementara puluhan ton bawang merah ilegal yang berada di dalam boat tersebut sebagiannya sudah membusuk karena terendam air.


Kapolsek Seunuddon, AKP Ridwan, mengaku sudah melihat langsung kondisi kapal tersebut. "Saat kami ke lokasi tidak ada anak buah kapal (ABK), namun bawang merah ilegal yang ada dalam boat saat itu sudah berhamburan dan diambil warga sekitar," katanya.

Pantauan GoAceh dilokasi, hingga pukul 18.00 WIB ratusan warga dari berbagai desa di Seunuddon masih mengunjungi boat tersebut.

Beberapa waktu lalu, boat pengangkut bawang merah ilegal juga terdampar di Kuala Teupin Kuyuenm Seunuddon.

Editor:TAM
Kategori:Ekonomi, Beladiri
wwwwww