Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
10 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
5 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
5 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Badminton

Normalisasi Batang Kandis Akan Atasi Banjir di Wilayah Utara Kota Padang

Normalisasi Batang Kandis Akan Atasi Banjir di Wilayah Utara Kota Padang
Wawako Padang Emzalmi. (Humas Padang)
Selasa, 19 Juli 2016 05:30 WIB
PADANG – Pemerintah Kota Padang melihat, penyebab terjadinya banjir di arah utara Kota Padang salah satunya karena belum selesainya normalisasi Batang Kandis di Lubuk Buaya Padang. Karena itu, Pemko Padang berharap agar warga sekitar dapat bekerjasama dengan pemerintah agar permasalahan banjir dapat teratasi.

“Menurut evaluasi yang kita lakukan, salah satu penyebab banjir karena belum selesainya normalisasi Batang Kandis di Lubuk Buaya,” terang Wakil Walikota Padang, Emzalmi di depan seluruh perangkat kerjanya saat Rapat Staf di Ruang Rapat Bagindo Aziz Chan, Balaikota Padang, Senin (18/7/2016).

Emzalmi menyebutkan, penyebab belum selesainya normalisasi di Batang Kandis karena terkendala pembebasan lahan. Karena itu, wawako mengimbau kepada perangkat kerja terkait untuk segera memberikan dukungan agar pembebasan lahan segera selesai.

“Warga juga kami harapkan partisipasi dan dukungannya agar normalisasi tersebut berjalan baik,” tukasnya.

Emzalmi juga menilai, apabila pengerjaan normalisasi tersebut tidak juga selesai dilakukan, dipastikan banjir akan terus terjadi. Apalagi di daerah bagian utara tersebut kontur tanahnya terbilang rendah. “Seperti di daerah Anak Air, daerah tersebut hanya 15 meter dari permukaan laut. Begitu juga di tempat-tempat lain,” paparnya.

Di sisi lain, Wawako juga menyebut bahwa Pemko Padang saat ini terus memprioritaskan jalur evakuasi sebagai mitigasi bencana. Terdapat 16 ruas jalan yang dijadikan jalur evakuasi bencana.

Jalur evakuasi bencana itu diantaranya seperti di jalur sepanjang Banda Bakali. Jalur di sepanjang Banda Bakali akan diperlebar menjadi sepuluh meter. “Ganti ruginya sudah, jadi jalan itu akan menjadi jalan alternatif. Apabila selesai nantinya akan mengurangi kepadatan di jalan utama,” tukuk Emzalmi. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww