Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
7 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
11 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton

Korban Kejahatan Curanmor di Kota Pekanbaru, Kebanyakan Punya Motor Kawasaki Ninja, Kapolresta: Kemungkinan Ada Penampung Khusus

Korban Kejahatan Curanmor di Kota Pekanbaru, Kebanyakan Punya Motor Kawasaki Ninja, Kapolresta: Kemungkinan Ada Penampung Khusus
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK saat ekspos pengungkapan kasus selama sepekan di Mapolresta Pekanbaru, Senin pagi
Senin, 25 Juli 2016 13:27 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Tingginya angka kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menjadi perhatian khusus Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru. Bahkan para pelaku, menargetkan jenis kendaraan tertentu sebagai sasaran.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK, Senin (25/7/2016) mengatakan, dalam pekan ini ada delapan kasus curanmor yang berhasil diungkap jajarannya.

"Setelah kita selidiki, ternyata para pelaku curanmor lebih memilih jenis sepeda motor Kawasaki Ninja sebagai sasarannya. Karena dari beberapa Laporan Polisi (LP) yang masuk, rata-rata kehilangan sepeda motor jenis sport itu," kata Tonny.

Tonny menuturkan, pihaknya akan melakukan penyidikan mendalam terkait kasus curanmor spesialis Kawasaki Ninja tersebut. Pasalnya, beberapa pelaku, melakukan aksinya dengan cara membegal korbannya dan bahkan sampai mendatangi kediaman korban.

"Saat datang ke rumah korban, pelaku langsung menodong korban, baik menggunakan senjata api ataupun senjata tajam. Kita akan dalami lagi, apakah sindikat ini memiliki penampung khusus atau hanya kebetulan saja," tutup Kapolresta.***

wwwwww