Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
24 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
23 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
21 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Intai Area TNTN, Pesawat Satgasud Temukan Pondok 'Terlarang' yang Dijaga OTK, Ini Reaksi Danlanud...

Intai Area TNTN, Pesawat Satgasud Temukan Pondok Terlarang yang Dijaga OTK, Ini Reaksi Danlanud...
Hasil foto Satgas udara temukan pondok dijaga OTK, Rabu siang
Rabu, 27 Juli 2016 13:04 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Satgas udara penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Riau yang mayoritasnya prajurit Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, kembali menemukan pondok 'terlarang' di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Area TNTN yang berada di Kabupaten Pelalawan itu ditenggarai masih dijadikan sasaran para perusak lingkungan, di mana hutannya dibakar dan diduga untuk dijadikan kebun. Berkali-kali Satgas udara menemukan pondok terlarang di dalam kawasan ini.

Sebagian pondok yang diduga milik perambah itu bahkan sudah dimusnahkan tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan lainnya. Kawasannya juga sudah disegel. Namun tetap saja masih ada orang tak dikenal (OTK) yang kucing-kucingan.

Buktinya hari ini, Rabu (27/7/2016) siang, pesawat Air Tractor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang digunakan Satgas Udara (Satgasud), yang melakukan surveilance area di atas TNTN, lagi-lagi mendapati pondok sejenis.

"Itu kan perintah saya pesawat memata-matai atau surveilance area untuk baca situasi. Semua wahana itu adalah air power kita," ungkap Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsekal Pertama Henri Alfiandi menjawab GoRiau.com.

Menurut informasi dari Satgas, dari udara tampak beberapa orang tak dikenal (OTK). Diduga, mereka berjaga-jaga untuk mengantisipasi upaya pembakaran pondok/gubuk oleh Satgas gabungan seperti yang sudah-sudah.

Tidak menutup kemungkinan, mereka ini adalah penduduk ilegal di dalam kawasan TNTN tersebut. "Kita kumpulkan data pasti dulu dan bersabar. Dan tunggu saja aksi berikutnya, biar mereka tahu kalau negara bertindak," tegas Henri menanggapi.

Beberapa hari lalu, tim ekspedisi TNTN sempat membakar hangus delapan pondok 'terlarang' itu. Lalu sebelumnya lagi, Paskhas TNI AU juga dilibatkan menyisir area serupa, bahkan juga meratakan pondok diduga milik perambah ini.

Lalu hari ini, pesawat surveilance menemukan lagi pondok lainnya, tepat di koordinat S 00° 13' 12.32" dan E 101° 52' 33.60" serta titik lainnya di S 00°11'49.2" dan E 101°53'42.5" yang berada di Ukui, Kabupaten Pelalawan. ***

wwwwww