Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
3
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
24 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
4
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
5
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Tragedi Tanjung Balai, PBNU Minta Polisi Bekuk Dalang Kerusuhan

Tragedi Tanjung Balai, PBNU Minta Polisi Bekuk Dalang Kerusuhan
Kerusuhan Tanjung Balai. (istimewa)
Sabtu, 30 Juli 2016 19:43 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pengurus besar Nadlatul Ulama (PBNU) mengutuk tindakan perusakan rumah ibadah Vihara di Tanjung Balai Sumut, yang terjadi tadi malam (Jumat, 29/7/2016).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekjen PBNU, Helmy Faisal kepada wartawan di Jakarta.

"Kami meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut otak di balik kerusuhan," jelasnya.

PBNU pun menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak terpancing dengan isu-isu dan provokasi yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, kata Helmy, PBNU juga mengajak seluruh pihak untuk terus membangun kerukunan antar umat beragama.

Hingga hari ini pihak kepolisian masih melakukan komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengatasi kerusuhan di Kota Tanjungbalai yang terjadi pada Jumat (29/7) malam itu.

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mengenai kerusuhan itu, termasuk mendata kerusakan yang timbul bersama unsur pemerintah daerah setempat.

Kerusuhan menyebabkan sembilan rumah ibadah milik umat Buddha rusak. Tujuh warga yang melakukan penjarahan telah diamankan dalam kerusuhan tersebut. (***)

wwwwww