Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
8 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
3 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Kemenpora

Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Menpora Erick Thohir. (Kemenpora)
Minggu, 01 November 2026 20:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini tidak hanya terjadi di Tanah Air, melainkan menjadi isu global yang kompleks dan menuntut penanganan bersama.

Hal tersebut disampaikan Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11). Ditekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menghadapi persoalan tersebut.

Menpora Erick memaparkan data bahwa tantangan utama pemuda dunia meliputi kesempatan kerja, kualitas pendidikan, kesehatan mental, kualitas informasi, hingga hubungan sosial. Berbagai persoalan tersebut turut dirasakan di berbagai negara lain.

“Tentu ini jangan dilihat sepotong-potong. Oh, ini hanya di Indonesia saja yang sedang dalam situasi susah mencari pekerjaan, tidak, ini terjadi di dunia, karena lima ini terjadi, ini tantangan kita bersama,” ujar Menpora Erick.

Lebih lanjut, Menpora Erick turut menyoroti sektor keolahragaan, misalnya sport industry dan sport tourism yang memiliki potensi besar bagi perekonomian sekaligus investasi pembangunan karakter bangsa yang disiplin dan tangguh.

Menpora Erick juga menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka ruang kolaborasi lintas kementerian guna memastikan program pelayanan dan pemagangan pemuda dapat berjalan secara terintegrasi. 

“Kita harus bersinergi dengan kementerian lain, contoh kita baru saja dengan Kementerian Ketenagakerjaan kerja sama (program pembangunan bidang ketenagakerjaan, kepemudaan, dan keolahragaan) di Indonesia Youth Summit,” jelas Menpora Erick.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan para pemuda sebagai stakeholder, Menpora Erick optimis berbagai tantangan global tersebut dapat diatasi secara bersama-sama.

“Ya ini akan saya coba terus disinergikan, membuka jalan, dan saya juga perlu perspektif kalian,” jelasnya. ***

wwwwww