Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
![]() |
| Menpora Erick Thohir. (Kemenpora) |
Penulis: Azhari Nasution
Hal tersebut disampaikan Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11). Ditekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menghadapi persoalan tersebut.
Menpora Erick memaparkan data bahwa tantangan utama pemuda dunia meliputi kesempatan kerja, kualitas pendidikan, kesehatan mental, kualitas informasi, hingga hubungan sosial. Berbagai persoalan tersebut turut dirasakan di berbagai negara lain.
“Tentu ini jangan dilihat sepotong-potong. Oh, ini hanya di Indonesia saja yang sedang dalam situasi susah mencari pekerjaan, tidak, ini terjadi di dunia, karena lima ini terjadi, ini tantangan kita bersama,” ujar Menpora Erick.
Lebih lanjut, Menpora Erick turut menyoroti sektor keolahragaan, misalnya sport industry dan sport tourism yang memiliki potensi besar bagi perekonomian sekaligus investasi pembangunan karakter bangsa yang disiplin dan tangguh.
Menpora Erick juga menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka ruang kolaborasi lintas kementerian guna memastikan program pelayanan dan pemagangan pemuda dapat berjalan secara terintegrasi.
“Kita harus bersinergi dengan kementerian lain, contoh kita baru saja dengan Kementerian Ketenagakerjaan kerja sama (program pembangunan bidang ketenagakerjaan, kepemudaan, dan keolahragaan) di Indonesia Youth Summit,” jelas Menpora Erick.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan para pemuda sebagai stakeholder, Menpora Erick optimis berbagai tantangan global tersebut dapat diatasi secara bersama-sama.
“Ya ini akan saya coba terus disinergikan, membuka jalan, dan saya juga perlu perspektif kalian,” jelasnya. ***
| Kategori | : | Kemenpora, DKI Jakarta |













