Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Mau Lembaga Yang Dipimpinya Tercoreng dengan Celotehan Freddy Budiman, Panglima TNI Siap Mengusut Sampai Tuntas

Tak Mau Lembaga Yang Dipimpinya Tercoreng dengan Celotehan Freddy Budiman, Panglima TNI Siap Mengusut Sampai Tuntas
Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (net)
Minggu, 31 Juli 2016 04:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat dihebohkan dengan adanya tulisan dari Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar, soal pertemuannya dengan terpidana mati Freddy Budiman pada 2014 lalu.

Dalam tulisan tersebut, Freddy mengungkap adanya setoran sejumlah uang pada oknum polisi, BNN, dan TNI dan pejabat Lapas. Menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahkan telah mengutus Boy Rafli Amar guna menanyakan langsung ke Harris Azhar.

Tanggapan yang sama juga dilakukan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN). Komjen Budi Waseso pun dengan tegas mengatakan, pihaknya siap menindak dan tetap berkomitmen terhadap pemberantasan narkoba di tanah air. Bahkan jika benar tulisan Harris Azhar tersebut, Buwas siap menindak anggotanya.

Sementara itu, Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat acara peringatan ke 40 tahun pernikahan SBY dan Ani Yudhoyono, Sabtu (30/07/2016) juga menegaskan, TNI bakal mengecek kebenaran cerita tersebut.

"Ya dicek saja nanti kebenarannya. Jika memang benar pasti kami proses, kita siap mengusutnya," ujar Gatot kepada wartawan, di Djakarta Theater, Jakarta.

Terkait ocehan Freddy Budiman yang menyebut ada sejumlah oknum TNI yang terlibat, pihaknya dengan tegas tidak akan merangkul pihak mana pun selain sesama aparat penegak hukum. Karena menurutnya, pengecekan cukup dilakukan secara internal.

"(LSM) Lembaga hukum bukan? Apa hubungannya? Kan gitu. Saya akan bekerja sama dengan hukum, tak perlu dengan LSM" pungkasnya. (***)

wwwwww