Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
DPR RI
23 jam yang lalu
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
2
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
DPR RI
22 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
3
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
DPR RI
22 jam yang lalu
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
4
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
DPR RI
21 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
5
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
Sepakbola
19 jam yang lalu
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
6
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Sepakbola
19 jam yang lalu
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Sengketa Lahan, Pemda Kalbar Desak Bupati Kubu Raya Selesaikan Konflik Warga dengan PT SR

Soal Sengketa Lahan, Pemda Kalbar Desak Bupati Kubu Raya Selesaikan Konflik Warga dengan PT SR
Suasana pertemuan penyelesaian konflik warga dan PT SR di Kubu Raya. (Cece/GoNews)
Kamis, 04 Agustus 2016 21:34 WIB
Penulis: Cece Kusmana
KUBU RAYA- Sengketa lahan antara warga Ola Ola Kubu dengan PT Sintang Raya sampai saat ini masih berlanjut dan menjadi polemik. Guna menyelesaikan persoalan itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kalimantan Barat (Kalbar) mendesak Bupati Kubu Raya segera mengakhiri konflik tersebut.

Desakan tersebut tertuang dalam rapat koordinasi penyelesaian konflik yang difasilitasi Pemda Kubu Raya, Kamis (04/08/2016) di Hotel Gardenia Kubu Raya.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus dan pihak Kepolisian Kombes Pol Suhadi, serta para perwakilan dari PT Sintang Raya dan Dinas terkait.

Menurut Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus, dengan diadakanya pertemuan tersebut, konflik di wilayah konsesi PT Sintang Raya bisa segera berakhir. "Setidaknya kita dapat menghasilkan solusi yang komprehensif , saya yakin tidak ada pertemuan yang sia-sia, Pemerintah Kubu Raya dapat selesaikan ini sesuai arahan dari Pemda Kalbar," ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT Sintang Raya Taufik kepada GoNews.co menuturkan, dirinya yakin setiap permasalahan pasti ada benang merahnya. Karena pada dasarnya PT Sintang Raya kata dia, tidak bisa bergerak sendiri karena masih menunggu putusan dari Mahkamah Agung (MA) terkait dengan persoalan PT CTB yang mengatasnamakan masyarakat.

"Masalahnya adalah, hak masyarakat yang tidak diserahkan," katanya.

Dirinya juga mengakui, pihak PT SR tidak menginginkan permasalahan atau konflik tersebut berkepanjangan, apalagi jika nantinya keluar putusan dari MA. "Ini harus segera diselesaikan. Jika tidak selesai ya kami akan habisi tanaman itu, dan kami akan tanami lahan kami yang sah saja," tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan, Senior Manajer Humas PT Sintang Raya Iskandar. Menurutnya pihak erusahaan telah mengeluarkan biaya untuk masyarakat dalam membangun kebun plasma tersebut, dan hingga sampai saat ini telah membangun 3000 Ha lebih.

"Kami bermitra dengam masyarkat, dan membangun ribuan hektar yang sudah panen," tambahnya.

Sementara itu Kanwil BPN dan Agraria Kalimantan Barat menjelaskan, dalam pertemuan tersebut diharapkan bisa ada solusi sampai kongkrit menjadi jalan untuk menyelesaikan konflik tersebut. "Setelah adanya putusan MA, akan siap menyelasaikan permasalahan ini sesuai arahan dari BPN pusat," pungkasnya. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kalimantan Barat, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww