Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
16 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Harapan Medali Cabang Panahan Kandas, Langkah Robinhood Indonesia Terhenti di 16 Besar Olimpiade 2016

Harapan Medali Cabang Panahan Kandas, Langkah Robinhood Indonesia Terhenti di 16 Besar Olimpiade 2016
Riau Ega, gagal di 16 Besar. (istimewa)
Jum'at, 12 Agustus 2016 22:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Harapan Indonesia untuk meraih medali dari cabang panahan di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 kandas.

Langkah satu-satunya Robinhood Indonesia, Riau Ega Agatha terhenti dan harus mengakui ketangguhan peraih medali emas Olimpiade London 2012, Mauro Nespoli dari Italia dengan skor telak 0-6 di babak 16 besar nomor perseorangan Recurve Putra yang berlangsung di Sambadrome Marques de Sapucai, Jumat (12/8/2016).

Dengan kekalahan ini, Ega gagal memenuhi ambisinya untuk membalas kekalahan Hanif di babak 32 besar.

Meski kalah, penampilan Riau Ega tidak terlalu mengecewakan. Pasalnya, dia secara mengejutkan berhasil menyingkirkan juara dunia Kim Woo-jin di babak 32 besar.

"Yang pasti Riau Ega sudah berusaha maksimal memberikan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan tetapi Mauro Nespoli tampil lebih baik darinya. Riau Ega, Ika, Hanif dan Hendra itu kan pemanah muda yang masih panjang perjalanannya. Ke depan, mereka harus meningkatkan prestasi lagi sehingga bisa meraih prestasi pada Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020," kata pelatih panahan Indonesia, Nurfitriyana yang juga salah satu srikandi peraih perak Olimpiade Seoul 1988.

Pada Olimpiade 2016 ini, Riau tampil di dua nomor yakni nomor beregu serta perorangan putra. Di nomor beregu, Riau Ega bersama Muhammad Hanif dan Hendra Purnama kalah dari Tim Amerika Serikat 2-6 di babak perempat final. Di sektor putri, Ika Yuliana Rochmawati kandas pada putaran pertama. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww