Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton
Ayo Indonesia Bisa!

Usai Kandaskan Tim Jerman, Praveen/Debby Dihadapkan Pertarungan Keras Perebutan Juara Grup A Ganda Campuran

Usai Kandaskan Tim Jerman, Praveen/Debby Dihadapkan Pertarungan Keras Perebutan Juara Grup A Ganda Campuran
Praveen dan Debby, usai memenangkan pertandingan cabang bulu tangkis Olimpiade melawan tim Jerman malam ini.
Jum'at, 12 Agustus 2016 23:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto akan dihadapkan dengan pertarungan keras melawan andalan Tiongkok, Zhang Nan/ Zhao Yunlei untuk memperebutkan juara Grup A Ganda Campuran cabang bulutangkis Olimpiade Rio de Jeneiro 2016, Minggu (14/8/2016) dinihari WIB.

"Partai Praven/Debby melawan Zhang/Zhao bakal ketat karena mereka sudah saling mengenal karakter permainan," kata Direktur Performa Tinggi (HPD) Permainan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Mimi Irawan.

Menurut Mimi, Praveen/Debby memang lebih unggul dalam beberapa pertemuan dengan pasangan Tiongkok yang menduduki peringkat pertama dunia tersebut. Terakhir, Praven/Debby mengalahkannya di final All England 2016.

"Praveen/Debby tidak boleh lengah. Mereka harus menjadikan pengalaman dari pertemuan-pertemuan selama ini sebagai antisipasi perlawanan. Sebab, di Olimpiade itu ranking tidak jaminan kemenangan," katanya.

Dalam pertandingan kedua babak penyisihan di Stadion Riocentro Pavillion 4 Rio de Janeiro Brasil, Jumat (12/8/2016) malam, Praveen/Debby mengalahkan pasangan Jerman, Michael Fuchs/ Michels Birgit dengan skor 2-0 (21-16 dan 21-15). Dengan hasil ini, Praveen/Debby yang tinggal memperebutkan juara grup A memastikan tiket ke perdelapan final. (***)

wwwwww