Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
24 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Home  /  Berita  /  Badminton

Aceh Terkenal Punya Jalanan Mulus dan Lebar, Masih Perlu Jalan Tol?

Aceh Terkenal Punya Jalanan Mulus dan Lebar, Masih Perlu Jalan Tol?
Ilustrasi [Foto: Ardan Adhi Chandra]
Sabtu, 13 Agustus 2016 00:37 WIB
JAKARTA - Terletak di ujung paling Barat, Provinsi Aceh terkenal sejak dulu sebagai provinsi yang memiliki jalanan penghubung antar kota/kabupaten yang mulus dan lebar layaknya jalan bebas hambatan.

Kendati memiliki jalanan terbaik, pembangunan jalan tol dari Lampung hingga Aceh tetap perlu dilakukan sebagai konektivitas wilayah di masa mendatang. Lelang jalan tol Aceh sendiri paling lambat dilakukan akhir tahun ini.

"Itu program prioritas 2017. Jadi apa pun dilakukan agar tetap jalan. Ketika bicara prioritas kita nggak bicara anggaran seluruhnya. Konektivitas bagaimana pembangunan lebih merata, termasuk daerah perbatasan dan infrastruktur daerah terluar," kata Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Wismana Adi di kantornya, Taman Surapati, Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Menurutnya, meski lalu lintas di provinsi dengan sebutan di Serambi Mekkah tersebut masih sepi, pembangunan jalan tol akan menjadikan perekonomian Aceh bisa tumbuh lebih cepat.

"Infrastruktur kan kita ikuti apa yang sudah ada dalam rencana pembangunan jangka menengah. Infrastruktur tol ini kan tentu mendukung berbagai sektor ekonomi daerah dan kebutuhan daerah, dan pendukung konektivitas antar wilayah," ujar Wismana.

Jalan tol Aceh rencananya akan mulai dilelang pekerjaan konstruksinya pada akhir 2016, sehingga pekerjaan fisik bisa dimulai pada awal 2017.

Sama seperti jaringan Tol Trans Sumatera yang saat ini sudah mulai dikerjakan, tol Aceh juga akan dikerjakan sebagai penugasan kepada PT Hutama Karya. 

Lelang yang akan dilakukan sendiri dimaksudkan untuk mencari kontraktor pelaksana pembangunan konstruksi fisik jalan tol

Editor:Kamal Usandi
Sumber:detik.com
Kategori:Aceh, Badminton
wwwwww