Geli Menggelitik Perut pada Pesta Rakyat Menyambut HUT RI di Duri Barat
![]() |
| Lomba memasukan belut dalam botol dan merias dengan wajah tertutup yang diselenggarakan Kelurahan Duri Barat dalam memeriahkan HUT ke-71 RI. |
Penulis: Ira Widana
Sabtu (13/8/2016) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, halaman kantor Lurah tersebut dipadati masyarakat yang akan mengikuti perlombaan tradisional yang sudah dipersiapkan oleh panitia. Perlombaan pertama yang diikuti warga adalah memasukan belut hidup kedalam botol sirup.
Lomba ini selain menantang juga mengundang tawa penonton. Dimana pesertanya rata-rata geli dengan belut yang licin tetapi berusaha berani untuk menyemarakan perayaan HUT ke -71 RI di wilayah mereka. Peserta pun tak dapat menahan tawa dan teriakannya saat belut tersebut lepas dari genggamannya sebelum dimasukan ke dalam botol.
Panitia HUT ke-71 RI di Duri Barat, Halazmi melalui Hj Dian Afri Jayanti SIP saat dikonfirmasi GoRiau.com mengatakan perlombaan tradisional memeriahkan HUT ke-71 RI ini lebih cepat dilaksanakan mengingat akan padatnya kegiatan saat tanggal 17 Agustus nanti.
"Selain persiapan upacara HUT RI, nanti masyarakat dan perangkat Kelurahan akan mengikuti pawai 17 Agustus sebelum upacara penurunan bendera. Sementara saya dan Lurah harus berada di Bengkalis untuk menerima penghargaan juara 3 lomba Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten," terang Hj Dian disela acara yang juga ketua TP PKK Duri Barat.
Untuk perlombaan yang diselenggarakan tim PKK sendiri, selain memasukan belut ke dalam botol ini ada juga lomba administrasi posyandu, merias wajah dengan mata tertutup serta memasukan karet gelang kedalam pipet.
"Untuk anak-anak usai Zuhur perlombaannya karena pagi hari sekolah. Perlombaannya masih seperti biasa, makan kerupuk, pacu karung dan lainnya. Sementara pihak Kelurahan juga menggelar lomba tenis meja yang melibatkan LPMK, RT/RW, UEK-SP, serta anak-anak KKN dari UIN Suska Riau," kata Hj Dian lagi.
Acara yang 1 hari tuntas dan ditutup dengan hiburan rakyat ini, juga sekaligus memberikan hadiah kepada para pemenang lomba. Khusus lomba dari Kelurahan hadiahnya uang tunai, sementara yang dari PKK sepakat memberikan hadiah paket sembako dan anak-anak perlengkapan sekolah. ***













