Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
14 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Telan Dana Rp7,7 Miliar Museum Ini belum Bisa Difungsikan

Telan Dana Rp7,7 Miliar Museum Ini belum Bisa Difungsikan
Proyek gedung Museum Kerajaan Samudera Pasai, di Gampong Beuringin, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. [Jamaluddin Idris].
Sabtu, 13 Agustus 2016 17:14 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON – Gedung museum Kerajaan Islam Samudera Pasai di Gampong Beuringin, Kecamatan Samudera, Aceh Utara belum dapat difungsikan. Pembangunan gedung tersebut hingga kini telah menelan anggaran APBK Otsus Aceh Utara sebesar Rp7,7 miliar.

“Meskipun telah menalan anggaran Rp7,7 miliar, tetapi gedung ini belum bisa kita fungsikan karena belum ada interior. Interior itu suatu fasilitas terpenting di dalam sebuah gedung yang didesain khusus untuk hiasan,” kata Kepala Bidang Pariwisata dan Budaya, Dinas Perhubungan Aceh Utara, Nurliana kepada GoAceh, Sabtu (13/8/2016).

Gedung yang didesain dua lantai itu dibangun secara bertahap-tahap dengan dana APBK Otsus Aceh Utara. Gedung museum tersebut pertama kali digagas pada tahun 2011 lalu.

“Tahun 2016 ini pemerintah menganggarkan Rp800 juta APBK Otsus. Insya Allah akhir tahun 2016 sudah bisa difungsikan jika fasilitas interior sudah rampung. Untuk fasilitas interior juga membutuhkan anggaran sekitar Rp900 juta,” ujar dia.

Nurliana menambahkan, di gedung museum itu nantinya akan disimpan benda-benda sejarah dan naskah kerajaan islam. Di samping lokasi museum juga dibangun sebuah monumen, namun anggaran untuk monumen direalisasikan Pemerintah Pusat melalui APBN sebesar Rp52 miliar.

wwwwww